loading...


Salah satu pekerja PT Waskita tengah mengerjakan perbaikan dan pemasangan rambu mata kucing di Jalur Tol Soker wilayah Tangkil Sragen yang hilang dicuri oknum tak bertanggungjawab. Insert: kondisi rambu yang hilang di KM 533 dan kondisi rambu yang dicuri lempengannya saja. Foto/Wardoyo

SRAGEN-  Menjelang dibuka untuk fungsional arus mudik Lebaran 2018, jalur tol Solo-Kertosono (Soker) dalam kondisi membahayakan.  Pasalnya, ratusan rambu mata kucing di sepanjang jalur Tol Soker di wilayah Sragen, ternyata diketahui hilang dicuri oknum tak bertanggungjawab.

Tak hanya itu,  sebagian diantaranya juga diketahui rusak dengan indikasi disengaja atau sabotase. Padahal, rambu yang berfungsi sangat vital sebagai penanda batas jalan yang berada di sepanjang jalur tol itu baru dipasang belum lama ini.

Temuan itu terungkap dari keterangan sejumlah pekerja PT Waskita yang mengerjakan pemasangan dan perbaikan rambu mata kucing di Tol Soker wilayah Sragen. Salah satu pekerja,  Sudarno (35) mengakui banyak rambu mata kucing yang hilang di sepanjang jalur Tol Soker wilayah Sragen.

Baca Juga :  Kronologi Kecelakaan Maut Pikap Hancur Tewaskan 2 Orang di Tol Sragen-Ngawi. Pikap Mendadak Oleng dan Sempat Terguling

Ia menduga hilangnya rambu berbentuk bulat pipih dari bahan logam yang menyala ketika tersorot lampu pada malam hari itu,  diduga memang sengaja dicuri.

“Kelihatannya memang sengaja dicuri karena sebagian besar diambil dengan dudukannya dan bautnya juga. Tapi ada sebagian kecil yang diambil lempengan bulatnya saja. Dudukannya masih ditinggal. Saya juga heran kok kayak gitu saja dicuri. Ada ratusan yang hilang. Ini kami harus mbetulin lagi sambil memasang kembali yang hilang,” ujarnya Selasa (29/5/2018).

Ia menuturkan hilangnya rambu itu merata terjadi di sepanjang jalur Tol Soker Sragen. Mulai dari Masaran,  Sidoharjo,  Tangkil,  Ngrampal, hingga Toyogo, Gondang maupun Sambungmacan.

Baca Juga :  Pidato di Hadapan 1000an Kader, Agus Fatchur Rahman Teteskan Air Mata

“Padahal itu penting karena kalau malam hari itu jadi penunjuk batas jalan tengah dan tikungan. Karena kalau kesorot lampu itu jadi nyala. Kalau nggak ada,  sangat berbahaya,” tutur Sudarno.

Penelusuran Joglosemarnews.com, mendapati memang banyak rambu mata kucing yang sudah bolong bekas dibedol. Sebagian besar diambil bersama dudukannya,  namun ada juga yang hanya diambil lempengan bulatnya saja.

Titik yang dicuri terlihat ngeblok-ngeblok dan cenderung berada di dekat persimpangan dengan jalan umum. Bahkan ada yang satu deret dipreteli semua hingga 6 sampai 8 titik yang akhirnya gundul tanpa rambu.

“Ini kami masang dan mbetulin terus,” imbuh Darno.

Dirut PT Solo Ngawi Jaya (SNJ) selaku penanggungjawab Tol Soker,  David Wijayatno mengaku memang sudah mendapat laporan terkait hilangnya ratusan titik rambu mata kucing di wilayah Sragen itu.

Baca Juga :  Komite dan Warga Sidoharjo Resah Lapangan SMPN 2 Diduga Dirombak Jadi Sawah dan Dijual Secara Diam-diam. Desak Dinas Segera Turun Tangan

“Iya memang banyak yang dilaporkan hilang. Tapi kami sudah minta segera dipasangi dan dibenahi lagi, ” tukasnya.  Wardoyo

 

Loading...