loading...


Tumpukan kayu sonokeling yang berhasil diamankan

WONOGIRI-Sat Reskrim Polres Wonogiri mengungkap kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan puluhan batang sonokeling asal Jatisrono Wonogiri. Pelakunya ada empat orang dan berhasil ditangkap empat kabupaten berbeda.

Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kasatreskrim AKP Muhammad Kariri, Rabu (9/5/2018) mengungkapkan, keempat pelaku terlibat dalam penipuan pengiriman kayu sonokeling. Seharusnya kayu-kayu itu dikirim ke Pasuruan, Jatim. Sayang oleh para pelaku justru dijual di Jepara Jateng.

Para pelaku adalah Priyono (65) yang mengaku sebagai tuna wisma di sekitaran terminal Palur, Karanganyar. Dia ditangkap di terminal bus Palur Karanganyar. Selanjutnya Supriyono (41), warga Dusun Barengan, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Nganjuk, Jatim, ditangkap di Jogyakarta. Kemudian Kuriadi (49), Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Malang, Jatim (ditangkap di Demak), dan Juliono (51), Ngeling, Kecamatan Pecangan, Jepara (ditangkap di Jepara).

Baca Juga :  Merubah Desa Idiot Menjadi Desa Wisata. Kades dan Pengurus BUMDes Sidoharjo Ponorogo Belajar Durian ke Desa Wisata Pogog Wonogiri

“Korban adalah Warni alias Putut, 33 tahun warga Jrakah RT 1 RW 2, Desa Golo, Kecamatan Puhpelem, Wonogiri,” kata dia.

Kronologis kejadian, jelas dia, pada Jumat 4 Mei 2018 Sekitar pukul 17.00 WIB korban berniat mengirimkan 84 kayu sonokeling ke pabrik di Jatim. Selanjutnya kayu tersebut diangkut oleh tersangka dari depo kayu milik korban di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri menggunakan truk tronton nopol AD 1887 CF dengan biaya sewa angkut sebesar Rp 3.500.000.

Baca Juga :  Penghijauan di Margosono Manyaran. 600 Bibit Sengon Ditanam di Lahan 1 Hektare

Tujun kayu tersebut adalah CV. Mulia Abadi yang beralamat di Jalan Kemloko 28, Kecamatan Beji, Pasuruan, Jatim. Dengan jangka waktu perkiraan sampai di tujuan pada Sabtu 5 Mei 2018 sekitar Pukul 08.00 WIB. Namun pada pukul 13.00 WIB, korban dihubungi pihak CV yang mengatakan bahwa kayu sonokeling tersebut belum.

Korban berusaha menghubungi pelaku tapi tidak bisa terlacak. Hal itulah yang mendasari korban melapor ke Polres Wonogiri.

“Setelah dilakukan penyelidikan ternyata kayu tersebut dijual di daerah Jepara. Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap para pelaku dan mengamankan barang bukti untuk diproses sesuai prosedur,” tandas dia.

Barang bukti yang diamankan diantaranya salinan nota angkutan hasil kayu budidaya, daftar kayu bulat pemilik hasil hutan, 84 batang kayu sonokeling, dan truk Mitsubishi 190 PS warna coklat kombinasi hitam, warna kabin coklat nopol G 1887 CF. Aris Arianto

Loading...