JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa-Siswi SMP di Kedawung Sragen Terciduk Polisi Saat Sedang Begini..

Kapolsek Kedawung, AKP Bambang Susilo saat memberi wejangan kepada puluhan siswa siswi SMP yang tertangkap konvoi dan corat coret merayakan kelulusan Senin (28/5/2018). Foto/Wardoyo

 

IMG 20180528 WA0058 580x326
Kapolsek Kedawung, AKP Bambang Susilo saat memberi wejangan kepada puluhan siswa siswi SMP yang tertangkap konvoi dan corat coret merayakan kelulusan Senin (28/5/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Meski imbauan sudah berulangkali disampaikan, sejumlah siswa SMP di Sragen tetap saja nekat melakukan konvoi dan corat coret baju saat merayakan kelulusan,  Senin (28/5/2018). Walhasil,  puluhan siswa SMP di Kedawung terciduk aparat Polsek setempat saat tengah wer-weran dengan seragam penuh coretan.

Ironisnya aksi itu tak hanya dilakukan siswa laki-laki saja,  namun sebagian juga siswa perempuan dan memakai hijab.

Namun saat tertangkap basah oleh Kapolsek Kedawung bersama tim,  mereka tak bisa berkutik dan hanya bisa menunduk. Mereka terjaring patroli kelulusan yang dipimpin Kapolsek Kedawung,  AKP Bambang Susilo.

Baca Juga :  Gawat, Seminggu Jelang Pencoblosan, Satu Pegawai KPU Sragen Malah Positif Covid-19. Tertular dari Istrinya, Semua Komisioner dan Staf Langsung Diswab, 30 Pegawai Masih Tunggu Hasil!

“Tindakan mereka yang melakukan konvoi di jalan raya sangat membahayakan, tidak hanya bagi pengendara lain melainkan bagi mereka sendiri. Makanya saya imbau jangan terlalu euforia,  kalian masih akan melanjutkan ke SMA atau SMK. Jadi merayakannya cukup sederhana saja, ” papar Kapolsek di hadapan siswa siswi itu.

Kapolsek mengatakan seragam sekolah yang tidak lagi digunakan oleh siswa, akan lebih bermanfaat jika disumbangkan kepada adik kelasnya atau ke panti-panti asuhan.

“Harusnya para siswa yang telah lulus memanjatkan syukur karena telah lulus dan bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya,” katanya.

Baca Juga :  Diswab DKK Positif Tapi Swab Mandiri di Luar Berubah Jadi Negatif, Anggota KPPS di Sragen Protes Merasa Dicovidkan. Sempat Menolak Dijemput Petugas Untuk Isolasi Mandiri!

Kapolsek menambahkan semua tindakan seperti ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan Kecamatan Kedawung. Selesai memberi wejangan,  Kapolsek meminta semua siswa bubar dan kembali ke rumah masing-masing.

Mereka pun hanya bisa menunduk dan kemudian membubarkan diri mengurungkan konvoi sore itu. Sementara di beberapa lokasi,  aksi konvoi juga masih terjadi. Namun jumlahnya tak signifikan dan siswa memilih jalan kampung menghindari pantauan polisi.

Sedangkan di Alun-alun Sragen,  ada sebagian siswa SMP yang merayakan kelulusan dengan bagi takjil dan makanan buka puasa kepada pengendara. Wardoyo