loading...
Ilustrasi/Tribunnews

MOJOKERTO – Penghuni tahanan Mapolsek Ngoro, Mojokerto, Jawa Timur ini cerdik juga sampai ia berhasil lolos dari balik jeruji besi.

Modusnya, dia memanfaatkan kelengahan petugas saat petugas tersebut berbuka puasa.

Kejadian yang membuat anggota Polsek Ngoro kelimpungan ini terjadi pada Minggu (20/5/2018).

Tahanan kabur itu berinial MA. Dia bersama istrinya adalah tersangka pencurian ponsel di toko Ibnu Cell Dusun Gunungsari, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Kamis (17/5/2018) silam.

Sedangkan LA, istrinya, telah berada di dalam sel penjara wanita Polres Mojokerto.
Tersangka MA memanfaatkan kelengahan polisi Polsek Ngoro memanjat ke atas dinding.
Dia merusak plafon keluar dari sisi tembok jeruji besi.

Baca Juga :  Segmen 4 Debat Capres Kedua, Kedua Capres Tak Dibatasi Waktu

Hingga saat ini anggota Polsek Ngoro masih melakukan pengejaran terhadap tahanan yang kabur itu.

Loading...

Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata membenarkan adanya kejadian tahanan Polsek Ngoro yang kabur dari sel penjara.

Dia mengimbau pada seluruh jajaran Polsek di wilayah hukumnya agar secepatnya memindahkan tahanan ke sel penjara Polres Mojokerto.

Baca Juga :  Ini 2 Jurus Serangan Jokowi di Debat Capres Kedua

Terpisah, Kapolsek Ngoro, Kompol Khoirul Anam ketika dikonfirmasi Surya turut mengiyakan kalau ada tahanan pencurian dengan pemberatan yang kabur dari sel penjara.

“Kejadiannya saat anggota sedang berbuka puasa. Kaburnya menjebol atap plafon,” ujarnya, Senin (21/5/2018).

Anam memaparkan tersangka Pasangan Suami Istri (Pasutri) warga Rembang Jawa Tengah, sebelumnya tertangkap basah mencuri ponsel.

Pihaknya menyita empat ponsel curian dan uang tunai Rp 341.000. Keduanya bahkan sempat menjadi korban amuk massa.

Pelaku MA berhasil diselamatkan dari amuk massa dibawa ke rumah sakit Rumah Sakit Dharma Husada Ngoro.

Baca Juga :  Ini Sejumlah Fakta Pertemuan Presiden Jokowi dan Bos Bukalapak Achmad Zaky

“Kami akan menangkap tahanan yang kabur ini,” janjinya. # Tribunnews


Loading...