loading...


Ilustrasi evakuasi bocah tenggelam. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Musibah tragis terjadi di Desa Gebang,  Kecamatan Masaran,  Selasa (22/5/2018) petang. Dua bocah sekolah dasar (SD) asal Dukuh Ngasinan Wetan,  Gebang,  Masaran ditemukan tewas di kedung Sungai Pleret di dukuh setempat.

Dua bocah malang itu masing-masing diketahui bernama Adi Budi Santoso (10) siswa kelas IV SD Gebang dan Umar Nabil Ibrahim (9) siswa kelas III, keduanya asal Dukuh Ngasinan Wetan RT 26.

Dua bocah itu ditemukan meregang nyawa saat mandi di sungai tersebut. Kades Gebang,  Masaran,  Jumanto mengungkapkan insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Menurutnya,  kejadian bermula ketika keduanya tengah memancing di sungai bersama dua orang temannya sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca Juga :  Tak Tahan Sering Dipersulit dan Disakiti Dokter Galak, Sejumlah Pasien BPJS Miskin di Puskesmas Tanon Sragen Rame-Rame Berontak 

“Awalnya dua korban bersama dua orang temannya sedang mancing di tepi sungai Pleret. Saat yang dua sedang main pasir luwengan, kedua korban ini tiba-tiba ingin mandi, ” paparnya Selasa (22/5/2018) malam.

Namun saat kedua bocah itu terjun ke sungai,  mereka langsung hilang dan tak muncul di permukaan air. Melihat dua temannya hilang, dua rekannya langsung lari berteriak minta tolong.

Baca Juga :  Pengurus DPC dan PAC Sedulur Jokowi Sragen Resmi Dikukuhkan, Bertekad Menangkan Jokowi-Maruf di Atas 70 % 

Warga langsung berhamburan mendekat dan kemudian menyelam berusaha mencari keberadaan kedua bocah malang itu.

“Kedalaman air di lokasi kejadian cukup dalam karena bambu delapan meter saja kelep. Jadi warga nyarinya ke air sempat trantanan pakai bambu, ” tuturnya.

Jasad kedua bocah itu akhirnya bisa ditemukan selang dua jam dari kejadian tenggelam. Jasad keduanya ditemukan pukul 15.00 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia. Wardoyo

Baca Juga :  Teror Serangan Ulat Jati Landa Sejumlah Wilayah Sragen. Bergelantungan di Jalan, Masuk ke Rumah-rumah Hingga Kantor 

 

Loading...