JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Tahun Ini Kuota PTSL Wonogiri Naik 3 Kali Lipat

Bupati Joko Sutopo menyerahkan sertifikat tanah kepada warga

Ptsl 1
Bupati Joko Sutopo menyerahkan sertifikat tanah kepada warga

WONOGIRI—Tahun ini, kuota pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) atau penyertifikatan tanah bersubsidi di Wonogiri meningkat. Peningkatan hingga tiga kali lipat.

Kepala Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Wonogiri, Mujiyono, berujar, tahun lalu kuota PTSL hanya 9750 bidang bisa terlampui. Sedangkan tahun dijatah tiga kali lipatnya yaitu 30 ribu bidang.

“Kami berharap dukungan Pemkab Wonogiri untuk ikut menyukseskannya. Sehingga target 30 ribu bidang tanah dapat tercapai,” ujar dia, Selasa (22/5/2018).

Baca Juga :  Kejari Wonogiri Segera Bentuk Tim Pendamping Tindaklanjut Kerjasama Kejagung dan Kemensos RI, Minimalisir Penyimpangan Berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah

Selama ini program PTSL sudah berjalan baik di tingkat desa dengan menggandeng kelompok masyarakat.
PTSL merupakan program nasional, ada sejumlah biaya yang harus ditanggung oleh pemohon, ada juga yang disubsidi dari pemerintah pusat,”

Soal standarisasi biaya PTSL, dia mengakui tidak ada batasan. Meski begitu, paska dikeluarkan SE Gubernur terkait biaya program Prona (PTSL) ada klausul yang menyebut bahwa biaya itu sesuai kesepakatan dengan masyarakat, namun di ambang batas kewajaran.

Baca Juga :  Sebenarnya Kapan Vaksin COVID-19 untuk Wonogiri Datang? Simak Selengkapnya Penjelasan Bupati Joko Sutopo alias Jekek ini Kuy

Ketika sudah ada kesepakatan antara instansi terkait, desa, kelompok masyarakat, dan pemohon langsung ditindaklanjuti dengan dikeluarkan peraturan desa (Perdes) di masing-masing desa atau kelurahan. Aris Arianto