JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Muhammadiyah Kartasura Terima Tanah Wakaf untuk Pendirian Taman Kanak-kanak

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kartasura, Bambang Sumarjoko saat menrrima sertifikat tanah wakaf dari Ny Wasilah Sutadi, Selasa (22/5/2018). Foto : Dok
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kartasura, Bambang Sumarjoko saat menrrima sertifikat tanah wakaf dari Ny Wasilah Sutadi, Selasa (22/5/2018). Foto : Dok

SUKOHARJO-Pengurus cabang Muhammadiyah Kartasura, Sukoharjo menerima wakaf tanah seluas 232 meter persegi dari Ny Wasilah Sutadi (87), warga Jahidan Kartasura. Lokasi tanah wakaf ada di Gembongan.

Pemberian sertifikat tanah wakaf dilakukan Selasa (22/5/2018) bertempat di rumah Ny Wasilah Sutadi, yang juga warga Muhammadiyah. Sertifikat diterima oleh Bambang Sumarjoko, selaku Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kartasura.

Dalam kesempatan itu, Bambang mengucapkan terima kasih dengan amanah yang dipercayakan kepada PCM Kartasura untuk mengelola tanah tersebut guna kepentingan keummatan.

Baca Juga :  Sopir Truk yang Kecelakaan Terjun ke Dasar Sungai di Jembatan Gupit Kecamatan Nguter Sukoharjo Dievakuasi Selama 2 Jam, Motor yang Tertabrak Merupakan Kepunyaan Pemilik Warung yang Ikut Jadi Korban

“Ini bentuk kepercayaan kepada kami dari umat untuk mengelola lahan tersebut bagi kegiatan keummatan. Kami dari PCM Kartasura akan berihtiar unut menjalankan amanah ini. Semoga bisa bermanfaat bagi umat,” kata Bambang Sumarjoko, Selasa (22/5/2018).

Rencananya tanah wakaf itu akan dipergunakan untuk pembangunan sekolah Taman Kanak-kanak Aisyiyah. Hal itu juga sesuai dengan permintaan pemberi wakaf. “Semoga segera terwujud sebagaimana yang diamanahkan,” ungkap Bambang Sumarjoko yang juga Direktur Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ini.

Baca Juga :  Putrinya Bawa Foto Berlinang Air Mata, Yulia Korban Pembunuhan dan Dibakar Dalam Mobil Akhirnya Dimakamkan di Delingan Karanganyar

Dalam penyerahan tanah wakaf itu disaksikan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kartasura, Sukoharjo, Harjito sekaligus sebagai petugas pencatatan ikrar tanah wakaf. (Triawati Purwanto)