loading...

Tim Polsek Gondang dan Inafis Polres Sragen saat melakukan olah TKP di rumah pengusaha asal Glonggong, Gondang yang dibobol pencuri saat ditinggal tarawih, Minggu (20/5/2018) malam. Foto/Wardoyo

 

SRAGEN- Aksi pencurian rumah kosong ditinggal tarawih semakin menjadi. Di hari keempat tarawih,  lagi-lagi pencurian terjadi.

Minggu (21/5/2018) malam atau hari keempat, aksi pencurian giliran terjadi di Gondang. Rumah salah satu pengusaha asal Dukuh Sedah RT 9, Desa Glonggong,  Gondang,  Eko Setiyono (48) dibobol maling saat ditinggal salat tarawih di masjid yang berjarak 150 meter dari rumah korban.

Menurut keterangan korban, sekira pukul 19.00 WIB, ia dan semua anggota keluarga berangkat ke masjid Nurul Huda untuk menjalankan salat isya dilanjut tarawih. Sebelum meninggalkan rumah, tak lupa terlebih dahulu mengunci jendela dan semua pintu.

Sekitar pukul 20.00 WIB, korban dan keluarga pulang dari masjid. Sesampai di rumah ia kaget mendapati pintu sudah tidak terkunci. Ia makin panik saat melihat kamar yang sedianya rapi saat ia tinggalkan, menjadi berantakan, bekas di acak-acak.

Saat Eko hendak ganti baju di kamar, ia makin lemas melihat kamarnya berantakan. Almari yang semula tertutup juga sudah dalam keadaan terbuka. Istri dan anaknya pun ikut lemas.

Loading...

Kemudian dilakukan pengecekan ada barang yang hilang berupa 1 buah dompet warna coklat merk levis yang berisi KTP, SIM A, SIM C atas nama Eko.

“Didalam dompet tersebut juga ada uangnya sebesar Rp 6 juta rupiah. Saat mengecek kamar sebelah, uang yang disimpan di almari sebesar Rp 12 juta dibungkus dengan plastik juga hilang,” papar Kapolsek Gondang,  AKP Suhardi Senin (21/5/2018).

Mewakili Kapolres AKBP Arif Budiman,  Kapolsek menyampaikan akibat kejadian itu,  korban mengalami kerugian Rp 18 juta. Dari hasil olah TKP,  diduga pelaku masuk ke rumah dengan cara mencongkel jendela rumah bagian selatan.

“Disitu ada bekas congkelan, Saat ini perkara ini tengah kita dalami,” pungkasnya. Wardoyo

 

Loading...