loading...


Kepala Disnaker Wonogiri, Ristanti

WONOGIRI-Dari tahun ke tahun ternyata minat warga Wonogiri mengadu nasib dengan bekerja ke luar negeri meningkat tajam.

Hal itu dipengaruhi sejumkah faktor. Pertama karena penghasilan yang tinggi. Juga lantaran beberapa  kebijakan pemerintah cukup membantu mempermudah calon pekerja migran Indonesia atau TKI untuk bekerja di sektor formal.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Wonogiri, Ristanti mengatakan, selama 2015 lalu ada 217 pekerja migran yang berangkat dari Wonogiri. Pada 2016 ada 202 pekerja migran, dan pada 2017 naik menjadi 288 pekerja migran. Pada 2018 hingga akhir April lalu, jumlah pekerja migran asal Wonogiri sudah menyentuh angka 289 orang.

Baca Juga :  Taklukkan Gunung Merbabu, 17 Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Wonogiri Butuh Waktu 2 Hari

“Kami memfasilitasi di sektor formal, seperti perusahaan elektronik, manufaktur, pertanian, dan perikanan. Bukan informal,” kata dia, Senin (7/5/2018).

Sebagian besar calon pekerja migran atau sebanyak 285 orang tahun, jelas dia, memilih Malaysia sebagai negara tujuan. Pasalnya, kemudahan diberikan Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS), yakni memberikan pelayanan gratis untuk pekerja yang hendak berangkat ke negeri jiran tersebut.

Baca Juga :  Begini Cara Evakuasi Korban Bencana Secara Benar. Anggota Tagana Wajib Tahu

Selain itu, dua orang berangkat ke Korea Selatan, satu orang ke Taiwan, satu orang ke Brunei Darussalam, lima orang ke Hongkong, dan dua orang ke Singapura. Aris Arianto

Loading...