loading...
Kondisi wanita asal Medan korban pembegalan dirawat di rumah sakit Gemolong Senin (28/5/2018). Foto/FB

SRAGEN-  Aksi begal kembali terjadi di Sragen. Seorang perempuan muda menjadi korban pelaku begal sadis saat sedang melintas di jalur Solo-Purwodadi tepatnya di KM 3 Watu Bucu,  Geneng,  Miri,  Senin (28/5/2018) dinihari.

Korban yang mengendarai sepeda motor dipepet dan ditendang oleh pelaku hingga tersungkur masuk selokan. Korban mengalami luka cukup serius dan dilarikan ke rumah sakit Gemolong.

Data yang dihimpun di lapangan, kejadian berlangsung sekitar pukul 03.15 WIB.  Perempuan malang itu diketahui berasal dari Medan namun berdomisili di Gemolong tepatnya di belakang Toserba Lestari.

Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Miri,  AKP Fajar Nur Ihsanudin mengungkapkan korban dibegal saat mengendarai motor sendirian. Sampai di lokasi,  korban dipepet pelaku yang mengendarai motor.

Baca Juga :  Gelontor 11.000 Liter, Pemkab Sragen Warning Pemdes Tak Aji Mumpung di Tengah Wabah Corona. Larang Tarik Iuran Untuk Penyemprotan Desinfektan, Yang Nekat Sanksinya Mengerikan!

“Pelakunya lalu nendang korban hingga terjatuh ke selokan. Korban juga didorong. Tapi belum sempat mengambil barang berharga milik korban,  pelaku sudah terlanjur ketahuan warga yang ramai-ramai mendekat. Akhirnya pelaku kabur, ” papar AKP Fajar,  Senin (28/5/2018).

Ia menyampaikan saat ini korban sedang mendapat perawatan medis di rumah sakit. Saat ditanya identitas korban,  Kapolsek menyebut masih dalam pendataan Kanit Reskrim yang menangani kasus itu.

Baca Juga :  Bupati Sragen Ungkap 4 Persoalan Besar Penanganan Wabah Covid-19. Angka Kasus Terus Bertambah, Edaran Kementerian Bertebaran Tapi Petunjuk Pengalihan Anggaran dan Alkes Tidak Ada!

Namun ia memastikan belum ada barang korban tang digondol pelaku.

“Kami juga masih menunggu laporan data dari Kanit Reskrim yang saat ini masih di lapangan, ” pungkasnya. Wardoyo