Beranda Daerah Jogja Awas, Produk Ilegal dan Kedaluarsa Masih Dijual Bebas di Pasar Tradisional Kulonprogo

Awas, Produk Ilegal dan Kedaluarsa Masih Dijual Bebas di Pasar Tradisional Kulonprogo

28
BAGIKAN
Ilustrasi/Tribunnews

KULONPROGO – Petugas gabungan pengawasan bahan pangan di Kulonprogo masih melakukan inspeksi ke pasar tradisional jelang Lebaran 2018.

Sejumlah barang tidak layak konsumsi serta produk ilegal dan kedaluarsa masih saja ditemukan dijual oleh pedagang.

Pada operasi pengawasan yang dilakukan Senin (11/6) di Pasar Bendungan, Wates, petugas menemukan 1,2 kilogram balungan (tulang) dan koyor (gajih) yang sudah mulai membusuk namun masih dijual pedagang.

Demikian juga ditemukan makanan dan minuman instan serta bumbu masak dan dalam kemasan yang telah kedaluarsa.

Mulai dari 2016, Januari 2018, Mei 2018.
Selain itu, lipstik, bedak, cat kuku, eyeliner dalam bentuk pensil, lipgloss tak memiliki izin edar.

Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan, Satpol PP Kulonprogo, Qumarul Hadi, mengatakan, pedagang mengaku tidak tahu terkait izin peredaran produk tersebut.

Diduga mereka menjadi sasaran para distributor kosmetik, makanan, dan minuman ilegal tanpa izin resmi itu karena dipandang tidak terlalu paham mengenai legalitas dan izin edar produk.

Menurut Qumarul, keaslian produk dan legalitasnya bisa dicek langsung ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca Juga :  Bantul Sambut Malam Takbir dengan Gempita, Ini Wujudnya

“Keaslian dan legalitas produkbisa dicek di laman jejaring BPOM. Kalau nomor produk tidak terdaftar di sana, berarti produk itu ilegal,” kata Qumarul.

Dalam kegiatan itu pihaknya sekaligus melakukan pembinaan kepada penjual dan konsumen agar lebih berhati-hati memilih produk.

Jika tidak ada data legalitas, izin edar, dan kedaluarsa, sebaiknya produk itu idak digunakan.

Satu di antara pedagang yang menjual produk kedaluarsa, Satiyem mengaku tak tahu terkait masa pakai produknya.

Ia membeli dalam jumlah besar di Pasar Beringharjo dan tak memeriksanya lebih lanjut karena harus mencari beberapa barang sekaligus.

Dirinya mengaku akan elbih berhati-hati memilih produk yang bakal dijual. # Tribunnews