loading...


Sejumlah pengurus dan anggota Komunitas RX King Plupuh (KRKP) saat menyalurkan bantuan paket sembako kepada salah satu warga miskin yang mengalami kecacatan di Plupuh, Kamis (7/6/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Mendengar kata klub motor atau komunitas anak motor,  bayangan awam barangkali langsung terlintas kegiatan balapan atau hal negatif lainnya. Namun hal itu tak berlaku bagi Komunitas RX King Plupuh (KRKP) di Plupuh Sragen ini.

Meski beranggotakan remaja dan pemuda dengan tampang sangar dan motor jago kencang, komunitas ini ternyata jauh dari kegiatan negatif.

Sebaliknya,  aksi dermawan serta kegiatan sosial makin ditunjukkan oleh komunitas yang bermarkas di Pungsari,  Plupuh itu.

Setelah bagi takjil, Kamis (7/6/2018), puluhan anggota KRKP kembali menunjukkan kepeduliannya dengan membagikan paket santunan kepada warga miskin dan penyandang disabilitas yang hidup kekurangan di wilayah Plupuh.

Baca Juga :  HUT RSUD Sragen, Kyai Pesan Direktur dan Karyawan Tak Saling Iri. Kini Punya 42 Bed Untuk Cuci Darah 

Salah satunya pemberian santunan kepada Mbah Sugiyem. Nenek renta yang sebatang kara dan hidup menumpang rumah tetangga di Dukuh Bulakrejo, itu tak kuasa menahan haru ketika didatangi dan dibantu paket sembako oleh KRKP.

Penyerahan paket sembako untuk pasutri yang didera kebutaan di Plupuh. Foto/Wardoyo

Tak kalah haru, kondisi pasutri Mbah Win asal Dukuh Menjing, Desa Jabung, yang  didera kebutaan dan tinggal bersama istrinya yang juga mengalami kebutaan.

Keduanya juga mengaku senang mendapat bantuan sembako yang diserahkan oleh komunitas KRKP.

“Tadi kami juga bantu paket sembako untuk Mbah Mukmin di Dukuh Soko, yang tinggal sebatang kara dan mengalami kecacatan kaki sehingga tak bisa beraktivitas ke mana-mana, ” ujar sesepuh sekaligus penasehat KRKP, Gundul,  Kamis (7/6/2018).

Baca Juga :  PDAM Sragen Buka Pendaftaran Sambungan Murah, Biaya Hanya Rp 507.000. Ditutup 15 Desember, Ini Syarat-Syaratnya! 
Penyerahan bantuan sembako untuk nenek sebatang kara. Foto/Wardoyo

Aksi bagi santunan berlanjut ke rumah Mbah Surip,  janda renta di Pungsari yang juga sebatang kara dan mengalami kebutaan. Serta beberapa anak yatim piatu dan warga miskin yang hidup dalam kesusahan lainnya.

“Sengaja kami prioritaskan untuk warga yang kurang mampu dan mengalami kecacatan sehingga tidak bisa mendapat penghasilan. Kasihan karena selama ini mereka juga kurang mendapat perhatian maupun bantuan, ” terang Gundul.

Total ada 50 paket sembako dan santunan yang dibagikan dalam bakti sosial hari itu. Paket yang diberikan terdiri dari gula,  minyak goreng,  sirup,  kecap,  mie instan,  dan sembako lainnya.

Baca Juga :  AKBP Yimmy Kurniawan Resmi Jabat Kapolres Sragen Gantikan AKBP Arif Budiman. Sejajar Dengan AHY, Berikut Profilnya! 

Ia berharap meski paket yang diberikan bernilai tak seberapa,  setidaknya diharapkan bisa meringankan beban warga miskin itu sehingga bisa digunakan untuk persiapan merayakan lebaran. Wardoyo

 

Loading...