Beranda Market Ekbis BI Solo Layani Penukaran Uang Baru Hingga 7 Juni, di Benteng Vastenburg

BI Solo Layani Penukaran Uang Baru Hingga 7 Juni, di Benteng Vastenburg

107
BAGIKAN

SOLO– Dalam rangka memastikan tetap terjaganya service level layanan penukaran uang yang prima kepada masyarakat, Bank Indonesia Solo berkolaborasi dengan 13 bank umum dan Pegadaian akan mengadakan Layanan Penukaran Bersama selama tiga hari, dari tanggal 5–7 Juni 2018 di Benteng Vastenburg. Layanan Penukaran Bersama akan dilayani dengan menggunakan mobil-mobil kas keliling.

Kepala Kantor Perwakilan BI Solo, Bandoe Widiarto mengungkapkan bagi masyarakat yang ingin menukarkan uangnya cukup datang dengan membawa KTP dan mengambil nomor antrian. Layanan ini tidak dipungut biaya.

“Layanan Penukaran Bersama ini merupakan puncak dari rangkaian layanan penukaran yang sebelumnya telah dilakukan di 111 titik penukaran oleh Bank Umum, BPR/S, dan Pegadaian. Selain di titik-titik penukaran diatas, layanan penukaran uang juga dilakukan oleh Bank Indonesia Solo, baik berupa layanan di dalam kantor maupun di luar kantor,” ujarnya, Selasa (5/6/2018).

Bandoe menambahkan, layanan penukaran uang baru di dalam kantor diberikan untuk penukaran dalam jumlah besar (wholesale) dalam rangka memenuhi kebutuhan instansi/perusahaan/koperasi serta pihak lain.

“Sedangkan penukaran di luar kantor dilakukan dengan menggunakan mobil kas keliling, dengan target penukaran masyarakat yang berada di pusat-pusat keramaian, seperti di terminal, stasiun, dan pasar tradisional. Selain itu, layanan penukaran juga dilakukan bersama perbankan di halaman 6 (enam) kantor pemerintah kabupaten di Soloraya,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam kegiatan Layanan Penukaran Bersama tahun ini, sebanyak 13 Bank Umum ikut berpatisipasi, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA, Bank Jateng, Bank CIMB Niaga, BTN, Bank Panin, BRI Syariah, Bank Muamalat, Bank Mayapada, Bank Maybank, dan Bank Woori Saudara. Layanan Penukaran Bersama ini juga dapat terselenggara berkat bantuan dan kerjasama dari berbagai pihak. Layanan penukaran mulai dibuka mulai pukul 08.30 s.d 11.00 WIB, dengan kuota maksimal tiap harinya sebanyak 1.025 nomor antrian. Untuk mendukung pemerataan dalam Layanan Penukaran Bersama, setiap penukar diberikan plafon maksimal sebesar Rp 4,4 juta untuk denominasi/pecahan Rp 2.000,00 hingga Rp 20.000,00.

Baca Juga :  KH.  Iskak Paparkan 3 M Kunci Sukses Hablum Minnanas

“Masyarakat yang akan melakukan penukaran dihimbau untuk dapat mempersiapkan uang yang ditukar dengan baik, antri dengan tertib, dan mematuhi ketentuan yang berlaku. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk tidak menukarkan uang di jasa penukaran yang tidak resmi atau perantara lainnya mengingat adannya risiko, yaitu tidak adanya jaminan ketepatan jumlah uang yang ditukar, kemungkinan menerima uang palsu, dan adanya pungutan biaya tertentu,” terang Bandoe.

Sedangkan untuk masyarakat yang sudah memperoleh uang dihimbau agar memperlakukan dan merawat uang dengan baik, melalui 5 Jangan (Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, dan Jangan Dibasahi). Masyarakat juga agar selalu waspada dan berhati-hati dalam bertransaksi ketika menggunakan uang, dengan selalu mengingat 3D (Dilihat, Diraba, dan Diterawang). Triawati Prihatsari P