loading...

Tim Polsek Gemolong saat melumpuhkan terduga sindikat penipuan perhiasan emas asal Solo di tengah jalan depan Pasar Gemolong, Rabu (6/6/2018). Foto/ FB KWs

SRAGEN- Warga di sekitar Pasar Gemolong digegerkan dengan aksi penangkapan paksa seorang pria di tengah jalan utama Gemolong,  Rabu (6/6/2018) siang. Pria tak dikenal yang diketahui berdomisili asal Pekalongan dan mengontrak di Solo itu diduga kuat merupakan jaringan sindikat penipuan emas kelas kakap yang beroperasi di wilayah Soloraya.

“Iya tadi tim melakukan penangkapan terhadap pelaku. Untuk identitas sementara belum kami sampaikan karena masih mengejar tersangka lain. Informasi awal dari pemilik toko emas di Gemolong yang curiga dengan gerak-gerik pelaku. Karena pelaku sudah berulangkali menjual emas lewat tukang parkir,  penjual es. Tapi setelah dicek emasnya itu enggak sesuai kadarnya, ” papar Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Gemolong,  AKP Supadi usai memimpin penangkapan.

Menurut Kapolsek,  tersangka diamankan untuk dikeler guna menguak pelaku lain di rumah kontrakannya. Sebab dari informasi yang diterima,  di rumah kontrakan di Semanggi,  Solo,  disimpan banyak peralatan untuk membuat emas imitasi.

“Saat ini masih kami kembangkan. Karena modus pelaku ini datang ke toko emas di Gemolong,  membeli emas terus dibawa pulang. Nanti dijual lagi ke toko yang sama namun kadarnya ternyata sudah beda dan kelihatannya memang dirubah. Sehingga pemilik toko pun curiga karena emas yang dijual beda dengan di surat awalnya, ” tukasnya.

Saat ini tersangka sudah diamankan dan sedang dalam pengembangan. Sementara penangkapan itu sempat mendapat perhatian masyarakat sekitar. Bahkan video yang diunggah warga langsung viral.  Wardoyo

 

Loading...