loading...
Penandatanganan komitmen WPA di Pendopo Kecamatan Purwantoro

WONOGIRI-Kecamatan Purwantoro menggelar Advokasi Dan Sosialisasi Pembentukan Warga Peduli AIDS (WPA) di pendopo kecamatan setempat, Selasa (5/6/2018).

Kegiatan dihadiri Camat Purwantoro Joko Susilo, Kapolsek diwakili Iptu Wiyono, Danramil 19/Purwantoro Kapten Kav Subagyo diwakili Batuud Pelda Sujono, Sekcam Samuri, Kepala Puskesmas Purwantoro Warseno Ismunandar, Kades se-Kec Purwantoro, dan lainnya.

Camat Purwantoro Joko Susilo berujar, pembentukan Warga Peduli Aids (WPA) dalam rangka pelaksanaan program Penurunan Kesakitan dan Kematian terkait HIV dan AIDS di Wonogiri. Prinsipnya setiap desa membentuk warga peduli HIV-AIDS yang terintegrasi dengan forum kesehatan desa.

Baca Juga :  4 Orang Jadi Korban Kecelakaan di Pagersari Purwantoro. Honda GL Tabrakan Dengan Yamaha Vega ZR

“Pembentukan WPA merupakan perwujudan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan HIV-AIDS,” kata dia.

Kepala Puskesmas 1 Purwantoro Warseno Ismunandar mengatakan, WPA adalah sebuah ikhtiar untuk membangun kesadaran nasional dalam pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS yang selama ini kurang melibatkan masyarakat sebagai aktor. Melalui WPA ini, program pemberdayaan masyarakat yang ada dengan prinsip transparasi, partisipatif dan akuntabilitas, serta memperhatikan nilai agama dan budaya di masing-masing daerah, sehingga masyarakat tahu, mau dan mampu menanggulangi HIV-AIDS di lingkungannya.

Baca Juga :  Sekda Wonogiri Suharno. Selalu Cancut Taliwondo

“Kemudian pembentukan WPA ini dimaksudkan untuk menghapus stigma dan diskriminasi terhadap pengidap HIV (ODHA),” sebut dia.

WPA menurut dia juga berfungsi mengidentifikasi potensi masalah penularan HIV-AIDS di wilayah Purwantoro dan penangananya. Mengedukasi dan fasilitasi masyarakat dan layanan yang ada. Terbentuknya WPA diharapkan dapat memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang HIV-AIDS yang benar serta menjaga harmonisasi warga tanpa adanya diskriminasi bagi ODHA. Aris Arianto


Loading...