JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Viral, Pemudik Yang Sempat Tinggalkan Bapak dan Adiknya di Rest Area Sragen, Mendadak Tulis Status di FB. Isinya Mengejutkan

Postingan status di FB pemudik yang sempat kehilangan bapak dan adiknya karena tertinggal di rest area Masaran, Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN– Ifan Hendra Adinata (24), pemudik asal Jakarta yang sempat meninggalkan bapak dan adiknya terdampar di Rest Area, Masaran, Selasa (19/6/2018), sempat mengunggah status di akun facebooknya (FB). Dalam akunnya Mins Motor, ia menuliskan ucapan terimakasihnya kepada personel Polres Sragen di Pospam Rest Area Masaran yang sempat membantu bapak dan adiknya sehingga bisa berkumpul kembali.

Status itu diunggah beberapa saat setelah Ifan ditelepon personel Polres di Rest Area Masaran. Saat ditelepon, Ifan mengaku sudah sampai di Wilangan, Ngawi dan baru tersadar ketika melihat bapaknya, Sutrasno (54) dan adiknya berusia 16 tahun, tak ada di mobil.

Dalam statusnya, ia menuliskan ”
Terima Kasih Kepada kepolisian Sragen Terutama di Rest Area Masaran yang sudah membantu ayah saya yang tertinggal di rest area ?
Semoga segala kebaikannya di Balas oleh Allah Swt
kepada para pemudik yang lain jangan smpe kejadian jga ya.?
#tertinggal123km”

Status itu juga diunggah ke grup Medsos FB, Kumpulan Wong Sragen (KWS) oleh akun temannya.

Baca Juga :  Vonis Korupsi Rp 2 Miliar RSUD Sragen, Eks Dirut RSUD Sragen, PPK dan Pengusaha Rahadian Wahyu Dijatuhi Hukuman 6 Tahun Penjara. Lebih Berat 4 Kali Lipat dari Tuntutan Jaksa

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman menyampaikan Sutrasno dan satu anaknya berhasil dipertemukan dengan putranya yang mengemudi mobil saat perjalanan mudik ke Bali, Selasa(19/6/2018).

Ia hanya berpesan, kejadian itu membuat para pemudik lebih berhati-hati dan saling mengingatkan apabila berombongan dan singgah untuk beristirahat. Terutama kelengkapan rombongan yang dibawa sehingga tidak ada yang sampai tercecer atau tertinggal.

“Kondisi rest area Tol Soker Masaran memang belum selesai secara lengkap. Masih ada bangunan yang belum selesai, ditambah situasi ramai banyak yang singgah, bisa jadi mempengaruhi konsentrasi dan psikologis pemudik. Mungkin saking pinginnya cepat sampai rumah, akhirnya lupa ada anggota yang tertinggal, ” tukasnya.

Kisah haru Sutrasno (54), karyawan swasta asal Graha Prima Blok 1A No.15, RT 2/7, Desa Satriya Jaya, Tambun Utara,  Bekasi, Jakarta dan putra bungsunya yang berusia 16 tahun itu terungkap ketika keduanya melapor ke Pospam Rest Area Masaran, Selasa (19/6/2018).

Bapak anak itu diketahui sempat syok setelah tertinggal oleh mobil yang dikemudikan putranya, Ifan Hendra Adinata (24) saat hendak perjalanan arus mudik ke Bali. Keduanya diketahui tertinggal di rest area jalur Tol Solo-Kertosono (Soker) wilayah Masaran, Sragen.

Baca Juga :  Kabar Duka, Mubaligh Muda Habib M Asal Sragen Kota Positif Terpapar Covid-19. Awalnya Gejala Batuk, Memburuk Lalu Dirujuk ke RSUD Moewardi Solo, Sumber Penularannya Masih Misteri

Menurut keterangan Sutrasno saat melapor ke Pos Pam Rest Area Masaran, cerita berawal ketika Selasa (19/6/2018) dirinya hendak perjalanan ke Bali. Ia naik mobil Daihatsu Xenia B 1057 FFF. Di dalam mobil ia bersama dua orang putranya dan putranya yang besar,  Ifan sebagai pengemudi.

Setelah menempuh perjalanan panjang via tol,  mereka sampai di Tol Soker wilayah Masaran, KM 519, Selasa (19/6/2018) pagi pukul 05.30 WIB. Mereka pun berniat singgah di rest area untuk salat subuh dan beristirahat.

Namun saat hendak naik mobil, ternyata mobil sudah tidak ada. Berulangkali Sutrasno mencoba mengontak putranya, tidak diangkat. Baru setelah ditelepon polisi di Rest Area, Ifan tersadar dan akhirnya mau balik menjemput bapak dan adiknya ke Masaran. Wardoyo