loading...

Polwan cantik asal Polres Sragen saat bertugas mentransfer uang santunan baksos untuk keluarga almarhum personel Brimob yang tewas terbunuh teroris, Jumat (8/6/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Insiden kerusuhan napi teroris di Mako Brimob Depok yang menewaskan lima personel Brimob beberapa waktu lalu masih memantik empati hingga saat ini. Salah satunya dari Polres Sragen.

Tak hanya aksi doa bersama dan salat gaib, Jumat (8/6/2018), segenap keluarga Polres Sragen kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyumbang santunan untuk para keluarga almarhum personel Brimob yang gugur dalam insiden itu.

“Untuk keluarga personel asal Magelang, disampaikan langsung dengan menyambangi keluarga almarhum di kediamannya di Magelang.  Sedangkan untuk empat almarhum lainnya,  kita transfer ke rekening milik keluarga Jumat (8/6/2018),” papar Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman Sabtu (9/6/2018).

Kapolres menuturkan penyaluran santunan itu digagas sebagai bentuk kepedulian dan empati dari seluruh jajaran Polres Sragen terhadap almarhum. Dana bakti sosial digalang dari iuran sukarela para anggota yang semua terkumpul Rp 45 juta.

“Mudah-mudahan bisa sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Ini juga dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara, ” tukasnya.

Kabag Sumda Polres Sragen, Kompol Dwi Retnowati menyampaikan dari dana Rp 45 juta itu dibagi ke lima keluarga almarhum. Masing-masing Rp 9 juta.

Loading...

Untuk empat keluarga almarhum yang berdomisili jauh, memang ditransfer via rekening.

Diantaranya kepada keluarga Iptu Anumerta Yudi Rospuji di Brebes, Aipda Anumerta Deny Setiadi di Jaktim,  Briptu Anumerta Wahyu Catur Pamungkas di Kebumen dan Briptu Anumerta Syukron Fadli di Kebumen.

“Uang santunan sudah kami transfer via Mandiri dan BNI sesuai dengan rekening milik keluarga almarhum, ” ujarnya. Wardoyo

 

Loading...