Beranda Daerah Solo 3.450 Personel Gabungan Amankan Kunker Presiden Jokowi di Soloraya

3.450 Personel Gabungan Amankan Kunker Presiden Jokowi di Soloraya

144
BAGIKAN

Triawati

SOLO– Sebanyak 3.450 personel gabungan TNI/Polri siap mengamankan kunjungan kerja (kunker) Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama dua hari di wilayah Soloraya. Presiden Jokowi dijadwalkan melakukan kunker di wilayah Soloraya, Sabtu-Minggu (14-15/7/2018).

Menurut Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Surakarta, Kolonel Inf  Widi Prasetijono, personel yang diterjunkan untuk mengamankan kunker Presiden Jokowi akan ditempatkan di berbagai titik lokasi kunker.

“Kami lihat kemarin memang tempat yang akan dikunjungi Bapak Presiden itu terbuka, serta melibatkan masyarakat banyak. Sehingga untuk pengamanannya boleh dikatakan cukup besar melibatkan sekitar 3.450 personel,” urainya dalam apel gelar pasukan di Makorem 074/Warastratama Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Jumat (13/7/2018).

Seperti diketahui, Presiden Jokowi dijadwalkan akan menghadiri Khaul dan Khataman Alquran di Ponpes An Najah Gondang, Kabupaten Sragen pada Sabtu (14/7/2018) malam. Selanjutnya, Presiden dijadwalkan menghadiri ground breaking pembangunan pondok pesantren (ponpes) puteri MTA di Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Minggu (15/7/2018). Tidak hanya itu, Presiden Jokowi juga direncanakan meresmikan Jalan Tol ruas Solo – Sragen.

Triawati

“Peresmian jalan tol ini maaih sebagai tambahan rencana yang sudah dibuat oleh sekretaris kepresidenan. Kemudian nanti berikutnya tinggal beliau (Presiden Jokowi) akan melaksanakan yang mana, karena semuanya kebutuhan beliau,” imbuh Widi.

Baca Juga :  Kendalikan Inflasi, TPID Solo Gandeng Food Station

Sementara itu, apel gelar pasukan bertujuan untuk mengecek sejauh mana tingkat kesiapan pasukan pengamanan secara perorangan maupun satuan sesuai prosedur tetap. Supaya tidak terjadi tumpang tindih maupun salah prosedur dalam melaksanakan tugas di lapangan. Para personel juga diingatkan dalam menjalankan tugas pengamanan agar tetap memegang teguh disiplin dengan melalui rantai komando. Mencegah terjadinya kelelahan dan tingkatkan kepekaan terhadap kemungkinan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak lain.

“Jangan ragu-ragu dalam bertindak dan tingkatkan koordinasi secara optimal dengan semua unsur terkait guna memaksimalkan pelaksanaan tugas dan cermati situasi yang berkembang secara terus-menerus serta laporkan segera apabila ada kejanggalan saat bertugas,” tegasnya Danrem. Triawati Prihatsari Purwanto