loading...


Bupati Joko Sutopo memukul kentongan pembukaan TMMD Reguler ke 102 disaksikan perwira Kodam, Korem, dan Kodim.

WONOGIRI–Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-102 tahun 2018 di desa Sukoharjo, Kecamatan Tirtomoyo, kabupaten Wonogiri resmi dibuka, Selasa (10/7/2018) di lapangan desa setempat. Anggaran untuk program tersebut mencapai Rp 1,1 miliar.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo menjadi inspektur upacara pembukaan TMMD yang mengangkat tema “Manunggal Membangun Karakter Generasi Milinial”. Hadir pula Kolonel Inf Legowo.WR Jatmiko Irdam IV/Dip. Kolonel Marinir Suwaswan LO.AL Dam IV/Dip. Kolonel Inf Widi Prasetijono (Danrem 074/Warastratama), Letkol Fajar Ali Nugraha Wa Aslog Kasdam IV/Dip. Letkol Chb Agung Dan Den Hub Rem 074/Wrt. Dandim 0728/Wng Letkol Inf M.Heri Amrrulloh, S.Sos,M.H. Muspida Wonogiri Letkol Caj Achsin Kasiter Rem 074/Wrt. Mayor Inf Mayor Inf Alfian YP Kapen Rem 074/Wrt.

Baca Juga :  Terungkap, Ini Solusi Mengatasi Kekeringan di Paranggupito Wonogiri

TMMD Regular ini dilaksanakan dimulai dari 10 Juli sampai 8 Agustus 2018. Kegiatan fisik meliputi rabat jalan 2.570 x 2,5 x 0,12 meter (4 Dusun), talut jalan (4 titik), gorong-gorong (7 titik), rehab RTLH (93 unit), Rehab PAUD (1 unit), dan jambanisasi (15 unit). Kegiatan non fisik meliputi sosialisasi, penyuluhan, pameran, pelatihan, pelayanan gratis dan bantuan sosial yang dilaksanakan OPD terkait. Anggaran TMMD sebesar Rp 1.192.334.850, yang terdiri dari non fisik Rp 417.203.000 dan fisik Rp 775.131.850.

“TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga betapa penting dan luar biasanya semangat gotong-royong membangun bangsa. Semua bahu membahu, memberikan sumbangan pikiran, ide dan gagasan, sumbangan tenaga dan keterampilan, sumbangan materi dan kebendaan, dan lain-lain. Saya selalu merasa senang atas kegiatan-kegiatan yang berbasis kegotong royongan untuk kemaslahatan, sebagaimana TMMD,” kata Bupati membacakan sambutan Gubernur Jateng.

Baca Juga :  Tahun Depan, Jalan Desa Gendayakan Paranggupito Bakal Dihotmix Jadi Jalan Kabupaten

Dikatakan lebih lanjut bahwa TMMD bukan semata membangun sarana fisik bagi masyarakat desa. Dalam TMMD juga membangun semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman dan tantangan yang sedang dan akan dihadapi.

“Kita ingin rakyat makin sejahtera dan mandiri. Kita juga ingin rakyat punya daya tangkal dan daya cegah terhadap berbagai hal yang menjadi ancaman terhadap keutuhan bangsa. Begitu pun kalau rakyat ditanya, tentu mereka juga menginginkan kehidupan yang sejahtera. Pun saya yakin mereka juga ingin memberi banyak kontribusi bagi negeri. Itulah satu keinginan dan satu tujuan yang harus diintegrasikan dalam satu langkah nyata untuk membangun desa, dan kehidupan rakyatnya yang makin baik, layak, sehat dan sejahtera lahir maupun batin,” sebut dia. Aris Arianto

Loading...