Beranda Daerah Sragen Babat Tetangga Pakai Linggis, Mbah Wagiman Terancam 5 Tahun Penjara

Babat Tetangga Pakai Linggis, Mbah Wagiman Terancam 5 Tahun Penjara

575
BAGIKAN
Tersangka dan korban yang terluka. Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN- Polsek Masaran akhirnya menangkap Mbah Wagiman (60) warga Gondang RT 21, Jirapan, Masaran tersangka penganiayaan sadis terhadap tetangganya, Suyatno (60) di Dukuh Gondang, Jirapan, Masaran, Kamis (26/7/2018). Kakek paruh baya itu bakal dijerat dengan pasal dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

“Tersangka sudah kami tangkap. Saat ini masih dalam pemeriksaan. Nanti kita jerat pasam 351 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat. Ancaman hukumannya paling lama lima tahun penjara, ” papar Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Masaran AKP Agus Jumadi, Sabtu (27/7/2018).

AKP Agus menguraikan Mbah Wagiman saat ini diamankan di Mapolsek. Tersangka ditangkap atas dasar hasil gelar perkara yang terpenuhi unsur penganiayaan terhadap Suyatno.

Pihaknya juga sudah mengamankan barang bukti berupa linggis yang digunakan menganiaya serta sandal yang penuh darah.

“Pemicunya berdasarkan hasil pemeriksaan,  karena perselisihan batas pekarangan, ” tandasnya.

Sementara, kondisi Suyatno sendiri terpaksa dirujuk dari RS Amal Sehat ke RSUD Sragen. Namun Kapolsek memastikan kondisi Mbah Suyatno sudah berangsur membaik dan sudah bisa diajak komunikasi.

Baca Juga :  Harapan Ujian Ulang Kandas, LPPM UMS Berbalik Tegaskan Tak Ada Alasan Kuat. Kades-Kades Sudah Laporan Kondusif Via WA  

Seperti diberitakan warga Dukuh Gondang, Desa Jirapan, Kecamatan Masaran digemparkan dengan insiden cekcok berujung penganiayaan yang melibatkan dua warga di RT 21 Kamis (26/7/2018) siang. Suyatno (60) nyaris meregang nyawa di tangan tetangganya, Wagiman (60) gara-gara cekcok batas pekarangan.

Wagiman nekat menghantam kepala Suyatno pakai linggis berukuran besar. Akibat hantaman linggis mengakibatkan kepala korban bocor hingga mengucur darah banyak. Korban terpaksa dilarikan ke RS Amal Sehat Sragen dan masih menjalani perawatan intensif. Wardoyo