JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bantuan Korban Rumah Ambruk Dinilai Lamban, DPRD Jateng Sentil Pemkab Sragen

Nenek Musrifah asal Canden, Ketro, Tanon, Sragen saat menunggui dimulainya pembangunan rumahnya oleh tim RSD Jakarta, Rabu (11/7/2018). Foto/Wardoyo
Nenek Musrifah asal Canden, Ketro, Tanon, Sragen saat menunggui dimulainya pembangunan rumahnya oleh tim RSD Jakarta, Rabu (11/7/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Mencuatnya kabar penderitaan nenek Musrifah (78), janda miskin asal Canden,  Ketro, Tanon yang rumahnya ambruk dan sepekan belum ada bantuan rehab, memantik reaksi dari DPRD Provinsi Jateng. Anggota DPRD Jateng, Sriyanto Saputro meminta Pemkab Sragen tak terlalu birokratis dan lebih cepat dalam menangani bantuan bagi warga terkena musibah parah atau rumah ambruk.

Legislator asal Partai Gerindra dari Dapil Sragen, Karanganyar, Wonogiri itu menyayangkan hingga sepekan lebih, belum ada kepastian bantuan rehab dari Pemkab untuk rumah nenek Musrifah.

“Mestinya untuk kepentingan darurat membantu warga apalagi rumahnya ambruk, harus secepatnya. Tidak perlu birokratis, segera dicairkan biar bisa digunakan untuk memperbaiki rumahnya. Yang penting tidak menyalahi prosedur. Kalau sampai sepekan lebih nggak ada kabar kan kasihan,” paparnya Jumat (13/7/2018).

Baca Juga :  Bonus Rp 500 Juta dari Billy Beras untuk Tim Thomas Cup Langsung Cair Tanpa Gimmick. Netizen Sindir Negara Kalah Sama Pengusaha Beras Asal Sragen

Sriyanto menyebut jika lewat anggaran rutin dinas terlalu berbelit dan butuh proses lama,  Pemkab bisa menggunakan dana tak terduga. Yang terpenting, korban bencana yang termasuk parah seperti rumah ambruk, bisa segera diberi bantuan.

“Harapan kami,  ke depan setiap ada kejadian bencana rumah ambruk bisa lebih cepat diberikan bantuan. Bagaimanapun itu juga demi masyarakat, ” urainya.

Baca Juga :  Dimotori Mantan Anggota DPRD, MTsN 4 Sragen Sabet Juara 2 Lomba Kinerja Komite tingkat Kabupaten. Ini Rahasianya!

Sorotan itu dilontarkan menyusul kabar memprihatinkan dari nenek Musrifah. Karena prihatin karena bantuan tak kunjung pasti, akhirnya pihak ketiga dari Tim RSD (Rahayu Saraswati Djojohadikusumo) Jakarta yang tergerak mendengar hal itu langsung datang membangunkan rumah untuk nenek Musrifah.

Tim datang Rabu (11/7/2018) dan langsung bergerak memulai pembangunan untuk rumah nenek Musrifah. Kepedulian tim RSD itu seolah menjadi tamparan keras bagi Pemkab karena tak segera menindaklanjuti perbaikan rumah nenek malang itu.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua