loading...


Dhian Arnis

WONOGIRI-Dhian Arnis, begitu nama lengkapnya, akrab disapa Dian, merupakan sosok yang tak mau diam alias aktif dan selalu mengerjakan tugas dengan tuntas. Dian selalu berusaha aktif mengerjakan apa saja, bahkan hal yang cenderung baru sekalipun.

“Saya suka tantangan, Mas. Makanya saya paling tidak bisa kalau duduk manis hanya diam di belakang meja. Penginnya segera menyelesaikan tugas,” ungkap pemilik alis tebal itu, Selasa (31/7/2018).

Sikap aktif tersebutlah yang membuatnya menerima apa saja tugas yang diberikan. Meskipun tugas tersebut merupakan hal yang belum pernah dijalani. Yang penting bagi staf sekretariat Dinas Tenaga Kerja Wonogiri itu, belajar dari yang sudah paham dan rajin bertanya. Entah soal kearsipan, surat-menyurat, dan setumpuk pekerjaan lainnya.

Baca Juga :  2 Karyawan Leasing Tarik Paksa Motor Suzuki Satria di Wonogiri. Endingnya Seperti Ini

Dengan terbiasa bersikap seperti itu, gadis kelahiran 3 Januari tersebut mengaku enjoy ketika berada di tempat dan situasi baru. Misalnya di lingkungan sekolah, bersama para wiraswasta muda, maupun para pencari kerja.

“Aku sebelumnya menjadi guru olahraga selama 7 tahun. Empat tahun di Sukoharjo, 3 tahun di Wonogiri. Dulu guru WB (Wiyata Bhakti),” tutur warga Lingkungan Joho Lor, Kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri tersebut.

Tidak puas dengan profesi gurunya, Dhian kemudian mendaftar sebagai Tenaga Kerja Sarjana di pemerintah pusat. Dewi Fortuna berpihak kepadanya, dia diterima dengan sistem kontrak selama sekitar enam bulan dua tahun lalu.

“Aku bertugas sebagai pembina wirausaha baru. Jadi aku membimbing, melatih, dan mendampingi warga yang berminat menjadi wirausaha. Waktu itu aku diperbantukan di Dinas Tenaga Kerja Wonogiri,” ujar dia.

Baca Juga :  Rumah Warga Jatibedug Punduhsari Manyaran Roboh. Diterjang Puting Beliung, Kerugian 20 Juta

Di tempat yang baru itu pun dia menerapkan prinsip tidak mau diam. Alhasil, semua tugas berhasil dikerjakan dengan tuntas. Setelah masa kontrak habis, pihak dinas ternyata kesengsem dengan pola kerja dia. Dhian kemudian ditarik menjadi staf di Bidang Penempatan Tenaga Kerja pada bagian pelayanan kartu pencari kerja (AK1). Sebelum akhirnya ditarik di staf kesekretariatan.

Cukup sampai disitu?. Ternyata tidak, Dhian ternyata juga memiliki pekerjaan sampingan di rumahnya. Dia mempunyai usaha sewa kamar kos. Kebetulan rumahnya berada di belakang komplek RSUD Dokter Soediran Mangun Sumarso (RSUD SMS), Dinas Kesehatan Kabupaten, maupun Akademi Keperawatan. Lokasi yang potensial bagi usaha rumah kos.

Baca Juga :  Ternyata Begini Cara Meningkatkan Kesetiakawanan Sosial dan Kepahlawanan di Wonogiri

“Aku juga bisnis online shop juga. Intinya tidak mau diam,” pungkas dia. Aris Arianto

Loading...