loading...


Pengecekan lokasi TMMD di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban

SUKOHARJO–Perwira Pelaksana TMMD Sengkuyung Tahap II wilayah Kodim 0726 Sukoharjo, Lettu Inf Mardianto saat pembukaan TMMD di Dukuh Pabrik Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Selasa (10/7/2018) mengatakan TMMD kali ini menelan dana Rp 417 juta.

Dana tersebut berasal dari APBD Provinsi Jateng dan APBD kabupaten .

“Total Rp417,2 juta. Perinciannya untuk APBD provinsi sebesar Rp167,2 juta, dan APBD Sukoharjo Rp250 juta. Selain itu juga ada swadaya masyarakat berupa tenaga kerja senilau Rp30 juta,” ujar dia.

Baca Juga :  Kecelakaan di Kepuh Sukoharjo. Bus Gunung Mulia Tabrakan Dengan Jaya Guna Hage, 2 Motor Ikut Ringsek

Dia berujar dengan anggaran sejumlah itu ada banyak manfaat program TMMD. Meliputi memperlancar perekonomian, meningkatkan kesejahteraan rakyat, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, serta kamtibmas. Di samping itu meningkatkan kebersihan lingkungan, serta meningkatkan dan melestarikan budaya gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Ada dua program utama dalam TMMD. Yakni program fisik dan program nonfisik. Program fisik berupa pembangunan talut 1.151 meter dilaksanakan di di Dukuh Pabrik, pemugaran masjid dua unit, pemugaran pos kamling dua unit, pembuatan MCK tiga unit, serta pembuatan jamban keluarga tiga unit.

Baca Juga :  Ini Bantuan Pemkab Sukoharjo Bagi Kontingen PORPROV 2018. Turunkan 135 Atlet Untuk 25 Cabor

“Untuk sasaran nonfisik, berupa penyuluhan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN), penyuluhan hukum Kamtibmas, penyuluhan industri kecil, serta pelayanan KB dan kesehatan,” terang dia.

Wakil Bupati Sukoharjo Purwadi selaku Inspektur Upacara Pembukaan TMMD mengatakan, TMMD sebagai program lintas sektoral yang melibatkan TNI dan juga pemerintah daerah serta segenap lapisan masyarakat merupakan salah satu langkah nyata guna mengatasi berbagai masalah yang dihadapi. Aris Arianto

Loading...