loading...
Ilustrasi/Tribunnews

Film ternyata bisa memberikan inspirasi bagi penontonnya. Sebagaimana film hollywood “Scarface”, ternyata memberikan inspirasi bagi gangster kelas kakap untuk kabur dari penjara dengan cara yang spektakuler.

Peristiwa itu terjadi di Perancis. Bahkan, akibat kaburnya gangster tersebut Kepolisian Perancis meluncurkan pencarian secara besar-besaran.  Hari Minggu (1/7/2018), Redoine Faid (46) berhasil kabur dari penjara dengan menggunakan helikopter bajakan.

Faid melarikan diri dari penjara dekat kota Paris dibantu dua orang yang menggunakan bom asap dan mesin gerinda untuk bisa masuk ke ruang kunjungan penjara, dimana Faid sedang berbicara dengan saudara laki-lakinya. Fadi berhasil kabur, tetapi menurut pihak penjara saudaranya telah diamankan.

Baca Juga :  Duh, Seorang Balita Ini Terjerumur ke Lubang Sumur yang Sempit

Ketiga pria tersebut kemudian lari dengan menggunakan helikopter. Operasi tersebut hanya memakan waktu 10 menit. Kepada kantor berita AFP, sumber di kepolisian mengatakan “2900 polisi dikerahkan untuk menemukan Fadi”.

Helikopter kemudian ditemukan sekitar 60 kilometer dari lokasi penjara. Menurut polisi, pilot helikopter adalah instruktur terbang yang tengah menunggu murid saat dibajak oleh kedua rekan Fadi. Ia dipaksa untuk menerbangkan helikopter lalu dibebaskan dalam kondisi syok.

Baca Juga :  Pergeseran Medan Magnet Bumi Bingungkan Para Ahli Geomagnetisme Dunia

Setelah mendarat, ketiga pria menggunakan mobil yang kemudian ditemukan dalam keadaan terbakar di lapangan parkir sebuah mal.

Menteri Kehakiman Perancis Nicole Belloubet, yang tiba di penjara Reau Minggu malam (1/7/2018) mengatakan, kemungkinan besar pelaku menggunakan drone untuk mensurvei lokasi. Petugasnya masih melakukan penyidikan selengkapnya.

Aksi melarikan diri ini terjadi setelah April lalu, pengadilan memvonis Faid hukuman penjara 25 tahun karena menjadi dalang dari perampokan bersenjata tahun 2010 yang menewaskan seorang polisi perempuan.

Ini adalah untuk keduakalinya Faid berhasil kabur secara spektakuler. Tahun 2013, ia melarikan diri setelah meledakkan penjara di utara Perancis dengan dinamit.

Baca Juga :  Merasa Hanya Buang Waktu, Trump Walk Out dalam Rapat Kongres AS

www.tribunnews.com


Loading...