loading...
Warga Desa Johunut Kecamatan Paranggupito Wonogiri, mengambil air dari telaga untuk keperluan sehari-hari.JSNews/Aris Arianto

WONOGIRI-Kekeringan dirasakan warga Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga terpaksa membeli dari mobil tangki.

Sebagian warga masih memanfaatkan air telaga. Sayang, dari 12 telaga di kecamatan ujung barat daya Kabupaten Wonogiri itu, tinggal tiga yang masih ada airnya.

“Satu tangki harganya sekarang Rp 150 ribu,” ujar salah satu warga, Sutini, Jumat (13/7/2018).

Baca Juga :  Tak Sebatas Soal Fisik dan Materi, Ini Bentuk Dukungan Masyarakat ke Sekolah

Air yang telah dibeli, ujar dia, dimasukkan dalam bak penampungan. Warga harus ekstra hemat menggunakannya, mengingat belum bisa dipastikan kapan kemarau berakhir.

Camat Pracimantoro Warsito mengatakan, harga air bersih melalui truk tangki di daerah terjauh, seperti di Desa Gambirmanis mencapai Rp 150.000 per tangki ukuran 6.000 liter.

Baca Juga :  7 M, Anggaran Untuk Membayar PNS Pensiun di Wonogiri

Sementara dsebagian besar telaga di wilayahnya sudah mengering. Dari 12 telaga di kecamatan tersebut, hanya tiga yang masih menyisakan air. Ketiga telaga tersebut antara lain telaga di Desa Joho, Sumberagung, dan Gebangharjo. Aris Arianto


Loading...