JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kasus Cekcok Pekarangan Berdarah di Masaran, Polsek Amankan Linggis Berlumuran Darah

Ilustrasi
Ilustrasi

SRAGEN- Polsek Masaran langsung bergerak cepat menindaklanjuti kasus cekcok batas pekarangan berujung penganiayaan berdarah di Dukuh Gondang, Jirapan, Masaran, Kamis (26/7/2018). Sesaat setelah kejadian, tim langsung dikerahkan melakukan penggalian keterangan dengan memeriksa sejumlah saksi mata.

“Tadi kami langsung meminta keterangan beberapa saksi yang mengetahui kejadian itu,” papar Kapolsek Masaran, AKP Agus Jumadi mewakili Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman, Jumat (27/7/2018).

Selain memeriksa beberapa saksi, tim Reskrim Polsek juga mengamankan alat linggis yang digunakan pelaku, Wagiman (60) untuk membabat kepala Suyatno (60).

Baca Juga :  Buntut Video Viral Ratusan Pelamar Berdesakan Sampai Terinjak-Injak di Pabrik Boneka Masaran Sragen, Dinas Isyaratkan Sanksi. Sekda: Biar Jadi Pembelajaran Perusahaan!

“Linggis yang digunakan sudah kami amankan sebagai barang bukti. Tapi ini masih dalam pendalaman, ” tukasnya.

Sementara dari keterangan warga, linggis yang digunakan untuk menghantam kepala korban, berukuran cukup besar. Sehingga luka yang ditimbulkan sampai membuat kepala korban bocor dan mengucurkan banyak darah.

Saat diamankan pun,  linggis juga diketahui masih ada bercak lumuran darah. Mengenai kemungkinan pelaku ditetapkan tersangka, Kapolsek mengaku masih akan melakukan pendalaman dan penyelidikan terlebih dahulu.

Baca Juga :  Gadis Belia di Palembang ini Dituding Jadi Pelakor, Dikeroyok 4 Orang hingga Disilet

Seperti diberitakan warga Dukuh Gondang, Desa Jirapan, Kecamatan Masaran digemparkan dengan insiden cekcok berujung penganiayaan yang melibatkan dua warga di RT 21 Kamis (26/7/2018) siang. Suyatno (60) nyaris meregang nyawa di tangan tetangganya, Wagiman (60) gara-gara cekcok batas pekarangan.

Wagiman nekat menghantam kepala Suyatno pakai linggis berukuran besar. Akibat hantaman linggis mengakibatkan kepala korban bocor hingga mengucur darah banyak. Korban terpaksa dilarikan ke RS Amal Sehat Sragen dan masih menjalani perawatan intensif. Wardoyo