JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Kasus Dugaan Money Politics di Wonogiri Mesti Jadi Pembelajaran Warga

Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede
Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede

WONOGIRI—Polres Wonogiri kini tengah menangani kasus dugaan money politics saat hari tenang Pilgub Jateng 2018. Kepolisian meminta masyarakat menjadikan kasus tersebut sebagai pembelajaran politik yang benar.

Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede mengatakan, sebelumnya sudah menerima pelimpahan berkas dari Panwaslu Wonogiri. Terkait dua warga Desa Sidorejo, Kecamatan Tirtomoyo, atas dugaan kasus pelanggaran Pemilu.

“Kami tetap mengusut kasus tersebut hingga tuntas,” kata dia, Senin (2/6/2018).

Baca Juga :  Razia Masker di Sidoharjo Wonogiri, Tim Gabungan Jaring Sejumlah Warga yang Mengenakan Masker di Dagu

Menurut dia, kasus itu bisa disikapi masyarakat secara bijak. Yakni dengan menjadikannya pembelajaran  politik. Bagaimana berpolitik yang baik dan benar serta tidak melanggar regulasi yang berlaku.

“Jadikan sebagai pembelajaran, ke depan masih menunggu agenda pemilihan. Sebentar lagi akan ada Pileg dan Pilpres. Masyarakat harus tahu mana yang melanggar hukum, mana yang tidak. Jika melanggar hukum tertentunya bakal diusut,” ujar dia.

Baca Juga :  Dari Konfercab PGRI Cabang Giritontro Wonogiri, Joko Pudyanto Terpilih Sebagai Ketua, Berharap Kepengurusan Anyar Bisa Beri Warna Baru dan Wujudkan Hal ini

Sedikitnya ada dua pasal yang akan dijeratkan kepada dua terlapor itu. Yakni UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Pasal 187 atau 187 A. Dalam Pasal 187 tentang kampanye di luar jadwal. Sedangkan Sedangkan Pasal 187 A tentang politik uang. Aris Arianto