JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Kesadaran Warga Wonogiri Soal Pemanfaatan Sampah Masih Perlu Ditingkatkan

Tumpukan sampah di Wonogiri
Tumpukan sampah di Wonogiri

WONOGIRI-Tata kelola termasuk pemanfaatan sampah, ternyata belum banyak direspon masyarakat Wonogiri. Masih banyak ditemui warga yang membuang sampah sembarangan.

Padahal dari sampah itu, sebenarnya ada nilai ekonomis yang cukup tinggi.

Pengurus Bina Keluarga Lansia (BKL) Mentari Wonoboyo, Sri Wahyuni mengatakan, potensi sampah di Wonogiri sebenarnya sangat melimpah. Namun belum dimanfaatkan secara baik.

“Masih banyak ditemui warga yang membuang sampah secara sembarangan. Hal ini menandakan kesadaran tentang pengelolaan sampah beserta pemanfaatannya masih perlu ditingkatkan lagi,” kata dia, Selasa (31/7/2018).

Baca Juga :  Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Wonogiri 2020, Apa Saja Persiapan Tim Joko Sutopo-Setyo Sukarno Alias Josss dan Hartanto-Joko Purnomo Atau Harjo?

Upaya peningkatan tersebut, sebenarnya, menurut dua, sudah cukup lama digiatkan berbagai kalangan. Seperti pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), pemerintah, maupun dunia usaha. Namun, yang terpenting dalam hal ini adalah menumbuhkan kesadaran dari dalam diri setiap anggota masyarakat.

“Mengelola sampah serta memanfaatkannya itu sebenarnya sangat mudah, dan murah. Bahkan bisa tanpa biaya. Misalnya, diolah untuk dijadikan kompos, atau kalau yang kami lakukan adalah membuat trashion atau beragam perlengkapan seperti tas, dompet, dan sebagainya dari daur ulang sampah,” tandas dia.

Baca Juga :  Ada Balap Lari di Wonogiri, Bupati Joko Sutopo Alias Jekek Tekankan yang Penting Patuh Protokol Kesehatan

Senada, pembina BKL Mentari Edy Triyono mengakui, masih butuh peningkatan kesadaran masyarakat dalam memandang sampah. Edy menyebut, selama ini sampah hanya dipandang sebagai barang buangan dan sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi. Pandangan seperti inilah yang menurutnya harus dirubah.

“Memang sudah muncul beberapa elemen masyarakat yang mengelola sampah secara baik. Tapi di balik itu, tindakan membuang sampah di sembarang tempat juga masih banyak dilakukan,” terang dja. Aris Arianto