loading...


Salah satu BUMDes di Puro yang sempat dikunjungi PPI dan dijadikan percontohan. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Sebanyak 10 desa di Kabupaten Sragen diusulkan bakal mendapat bantuan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dari Kementerian Desa (Kemendes) 2018. Jika disetujui, sepuluh desa itu bakal digelontor bantuan uang senilai masing-masing Rp 50 juta.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sragen,  Is Susanto Hery Setyono mengungkapkan 10 desa itu saat ini tengah dalam proses perbaikan kelengkapan persyaratan. Mereka dipilih dari usulan yang diajukan ke Kemendes kemudian dilakukan verifikasi.

Baca Juga :  Berubah Jadi Jalur Petaka, Proyek Jalan Mondokan-Kacangan Diprotes. Banyak Pengendara Jadi Korban Terperosok Cor-coran 

“Awalnya kita mengajukan usulan desa-desa ke Kemendes, kemudian turun yang ditunjuk ada 10 desa itu, ” paparnya Selasa (31/7/2018).

Kabid Pemberdayaan Masyarakat, Nuraini menguraikan 10 desa itu tersebar di beberapa kecamatan. Masing-masing Pelemgadung, Gabus,  Puro, Jetiskarangpung, Gawan, Tangkil, Bendo, Japoh, Jabung, Duyungan, dan Juwok.

Menurutnya,  desa itu sudah dipanggil untuk mendapat pengarahan dan pemenuhan proposal. Menurutnya masih ada sekitar lima desa yang harus memperbaiki kelengkapan persyaratan. Menurut rencana jika sudah selesai, perbaikan akan segera diajukan kembali ke Kemendes.

Baca Juga :  Hasil Seleksi Pejabat Eselon II Sragen. Tujuh Kandidat Tersingkir, 15 Pejabat Lanjut Bersaing

“Kemarin sudah diverifikasi semua dan dalam tahap pengajuan. Ini tinggal lima yang nanti menunggu perbaikan. Nanti tanggal 1 Agustus kita kirim kembali hasil perbaikannya, ” terangnya.

Nuraini menambahkan bantuan BUMDes dari Kemendes itu jika disetujui akan cair dalam bentuk dana. Masing-masing desa mendapat Rp 50 juta untuk pengembangan BUMDes mereka tanpa mengembalikan.

“Tapi tetap dimonitor dan dipantau terus pengelolaannya,” pungkasnya. Wardoyo

Loading...