JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terduga Teroris Gondang Sragen Sempat Teriakkan Allahu Akbar Saat Ditangkap Densus 88 

Lokasi Masjid Al Falaq, Mujirejo, Bumiaji, Gondang yang menjadi tempat salat terduga teroris M.Shib sebelum digerebek Tim Densus 88, Rabu (18/7/2018) malam. Foto/Wardoyo
Lokasi Masjid Al Falaq, Mujirejo, Bumiaji, Gondang yang menjadi tempat salat terduga teroris M.Shib sebelum digerebek Tim Densus 88, Rabu (18/7/2018) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Terduga teroris asal Dukuh Bumiaji RT 10 B, Gondang, Sragen,  M.Shib (35) diketahui sempat meneriakkan kata takbir saat digerebek tim Densus 88, Rabu (18/7/2018) petang. Kata takbir itu diteriakkan terduga sesaat setelah disergap dan kemudian dinaikkan ke mobil oleh tim kepolisian.

“Waktu ditangkap,  dia (terduga teroris) itu sempat teriak Allahu Akbar.. Allahu Akbar beberapa kali, ” ujar Hari (37) warga Dukuh Mujirejo, Bumiaji dekat Masjid Al Falaq dan lokasi penyergapan.. Hari menjelaskan saat penangkapan, dirinya mengaku sedang membantu pengerjaan rumahnya yang persis di sebelah masjid. Saat penyergapan berlangsung, dirinya sempat disergah

Baca Juga :  Peduli di Tengah Pandemi, PT DJP Sragen Gandeng Lions Club Solo Gelar Donor Darah dan Sumbang 500 Hazmat ke Puskesmas. Dirut PT DJP: Covid-19 Tidak Akan Berlalu Kalau Kita Hanya Diam Saja! 

Masjid Al Falaq. Oleh tim Densus,  dirinya juga diperintahkan minggir.

“Enggak ada suara tembakan. Yang ada hanya tiba-tiba ditangkap dan dinaikkan ke mobil.  Dia bawa motor, motornya sempat ditabrak dan juga langsung diamankan, ” tukasnya.

Baca Juga :  Kabar Baik, Hasil Kajian Terbaru, Sragen Sudah Masuk Zona Oranye Covid-19. Jumlah Kasus Positif 487, 378 Pasien Dinyatakan Sembuh, Izin Hajatan Sudah Diperbolehkan?

Terpisah, Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman membenarkan adanya penangkapan terduga teroris itu. Ia mengatakan Polres hanya membackup kegiatan dari Tim Densus 88.

Menurutnya, pihaknya membackup penangkapan hingga penggeledahan ke rumah terdugs teroris itu.

“Iya benar tapi kami hanya membackup saja, ” paparnya. Wardoyo