Beranda Daerah Boyolali Tingkat Partisipasi Pemilih Pilgub 2018 di Boyolali Capai 75%

Tingkat Partisipasi Pemilih Pilgub 2018 di Boyolali Capai 75%

39
BAGIKAN
Triawati PP

BOYOLALI- Komisi Pemiliham Umum (KPU) Boyolali mencatatkan tingkat partisipasi pemilih dalam Pilgub Jateng 2018 di Boyolali mencapai 75%. Hal itu disampaikan Ketua KPU Boyolali dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2018 di Tingkat Kabupaten Boyolali yang digelar, Kamis (5/7/2018), di Gedung Singosewayan.

Menurut Ketua KPU Boyolali, Siswadi Sapto Harjono, pelaksanaan rekapitulasi tersebut sesuai dengan tahapan pemilihan yaitu rekap perolehan suara di 19 kecamatan di Kabupaten Boyolali. Selanjutnya akan dilakukan rekap di tingkat provinsi setelah tingkat kabupaten selesai dilakukan.

“Sesuai tahapan pemilihan, kami telah menyelesaikannya. Sebelumnya memang ada kesalahan teknis terkait kekurangan surat suara di tiga kecamatan. Namun kami sudah menyelesaikannya,” paparnya di sela rekapitulasi.

Dikatakan Siswadi, pihaknya menyelesaikan permasalahan kekurangan surat suara langsung saat diketahui adanya kekurangan tersebut. Siswadi menekankan bahwa hal itu tidak sampai mengganggu tahapan pemilihan.

“Kami sudah menyelesaikannya, sebanyak kekurangan surat suara yang ada. Hari itu juga kami selesaikan sehingga tidak mengganggu tahap pemiliham. Dan semua hak pilih masyarakat sudah terpenuhi,” ujarnya.

Siswadi mengakui, kesalahan teknis tersebut terjadi pada saat proses pengepakan surat suara dimana ada surat suara yang ikut terbawa dalam logistik di Kecamatan Andong dan Kecamatan Kemusu.

“Pada hari itu kami langsung melakulan rapat pleno mengurus surat suara di dua kecamatan tadi untuk didistribusikan untuk wilayah kekurangan riil di lapangan. Dan kesalahan teknis ini di luar dugaan kami, karena kami mengepakkan surat suara dalam tiga tahap bahkan tahap terakhir melibatkan PPS saat memasukkannya ke kotak suara. Ini pelajaran berharga buat kami dan teman-teman di lapangam agar pemilu ke depan bisa lebih cermat lagi,” tukasnya. Triawati PP