Beranda Daerah Berawal dari Lowongan Perawat Bayi di Facebook, Mahasiswi Diduga Disekap dan Diperkosa...

Berawal dari Lowongan Perawat Bayi di Facebook, Mahasiswi Diduga Disekap dan Diperkosa di Makassar

MAKASSAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang mahasiswi asal Nunukan, Kalimantan Utara, ditemukan dalam kondisi lemas dengan tangan terikat di sebuah rumah kontrakan di kawasan Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan.

Korban yang diketahui berinisial MA (21) diduga menjadi korban penyekapan sekaligus kekerasan seksual selama beberapa hari.

Kasus tersebut kini ditangani jajaran Polsek Tamalate yang tengah memburu pria berinisial FR (30), terduga pelaku dalam peristiwa itu.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tamalate, Abdul Latief, mengatakan korban diduga disekap selama tiga hari di rumah kontrakan yang berada di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga.

“Terduga pelaku adalah pria berinisial FR, 30 tahun, dan selama disekap, MA diduga jadi korban kekerasan seksual,” kata Abdul Latief, Sabtu (16/5/2026), seperti dikutip Antara.

Peristiwa bermula saat korban mendapatkan informasi lowongan pekerjaan sebagai perawat bayi melalui media sosial Facebook. Setelah komunikasi berlangsung, pelaku meminta korban datang ke Makassar untuk menjalani wawancara kerja.

Baca Juga :  Diduga Diancam Pisau, Mahasiswi Unpad Dilindas Pemotor Saat Berusaha Menyelamatkan Diri

Korban kemudian berangkat dan tiba di Makassar pada Jumat (8/5/2026). Sesuai arahan pelaku, MA mendatangi sebuah rumah kontrakan yang disebut sebagai lokasi wawancara.

Namun setibanya di lokasi, korban mulai merasa janggal lantaran kondisi rumah tampak sepi. Meski demikian, pelaku tetap membujuk korban agar masuk dengan alasan proses wawancara kerja akan dilakukan di tempat tersebut.

Menurut polisi, pelaku kemudian meminta korban menginap dengan dalih kondisi korban sudah lelah setelah perjalanan jauh dari luar daerah.

Di lokasi itulah korban diduga mengalami penyekapan dan kekerasan seksual. Polisi menyebut pintu rumah dikunci sejak Jumat hingga Minggu (10/5/2026).

Kasus itu akhirnya terbongkar setelah masa sewa rumah kontrakan habis. Pemilik rumah datang untuk menemui penyewa dan mendapati kondisi mencurigakan di dalam rumah.

Baca Juga :  Dramatis! Petugas Kejar OTK Usai Lempar Paket Narkoba ke Lapas Karawang

“Sementara pelaku sudah melarikan diri. Korban ditemukan dalam keadaan tangan terikat lalu dibawa keluar rumah,” ujar Abdul Latief.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian melapor ke polisi. Hingga kini aparat masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kabur usai kejadian. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.