loading...
Pileg 2019

SRAGEN- Sebanyak 69 bakal calon anggota legislatif DPRD Sragen periode 2019-2024 dicoret dari daftar. Mereka dicoret lantaran hingga batas akhir perbaikan berkas 31 Juli 2018, tidak memenuhi kelengkapan.

Komisioner KPU Sragen Divisi Teknis, Ibnu Prakosa mengungkapkan berdasarkan hasil akhir penelitian berkas Bacaleg, ada 69 Bacaleg yang dicoret dari daftar lantaran tidak memenuhi syarat (TMS). Bacaleg itu dicoret karena tiga hal.

“Paling banyak karena sampai batas akhir perbaikan berkas, mereka tidak bisa menyerahkan surat keterangan bebas pidana dari Pengadilan Negeri, kedua karena tidak menyerahkan ijazah SMA dan ijazah lain yang dilegalisir. Ketiga tidak menyerahkan surat keterangan bebas narkoba,” papar Ibnu, Jumat (10/8/2018).

Baca Juga :  Siapkan 8.000 Rapid Test Kit, Hari Ini Pemkab Sragen Mulai Geber Rapid Test Massal dari Sambirejo. Sasarannya Para Tokoh Agama, Satgas, Pedagang hingga Ibu Hamil!

Dari 69 Bacaleg yang dicoret itu, mayoritas datang dari partai medioker. Yang paling banyak dari Partai Berkarya di mana semua Bacalegnya sebanyak 18 orang, tidak memenuhi syarat semua. Disusul kemudian Perindo yang kehilangan 16 Bacalegnya dari total Bacaleg mereka.

Baca Juga :  Fakta Lengkap dan Kronologi Petugas Medis di Sragen Diteror dan Diancam Usai Jemput Pasien Positif Covid-19. Ternyata si Pasien Sempat Menolak Dikarantina, Bahkan Nekat Ibadah ke Masjid

Dengan dicoretnya 69 Bacaleg, jumlah Bacaleg yang lolos untuk bersaing di Pileg 2019 tercatat tinggal 440 orang.

Menurutnya, hasil akhir itu nantinya akan dijadikan bahan untuk membuat daftar caleg sementara (DCS). Daftar DCS akan dipublikasikan lewat media massa maupun pengumuman di desa-desa.  Wardoyo