loading...
Salah satu atraksi ekstrim yang ditampilkan marching band SMK Bina Dirgantara dalam pawai pembangunan Colomadu. Foto/Humas Kab

KARANGANYAR – Kecamatan Colomadu membuat gebrakan spektakuler dalam pawai pembangunan memperingati HUT RI ke 73. Kecamatan di paling barat Karanganyar tersebut mempersembahkan kreasi unik dan menarik pada perhelatan Sabtu (18/8/2018).

Mulai dari tarian reog hingga penampilang marching band SMK Bina Dirgantara Penerbangan yang menganggumkan. Beberapa kali Bupati Karanganyar bertepuk tangan karena kagum melihat atraksi SMK Bina Dirgantara tersebut.

Pawai karnawal tahun ini agak berbeda dari sebelumnya. Biasanya pawai mengelilingi kecamatan Colomadu, namun kali ini finish di De Tjolomadoe. Satu persatu peserta karnawal mempersembakan yang terbaik di panggung kehormatan.

Baca Juga :  DKK Karanganyar Umumkan Hasil Rapid Test Karyawan Indogrosir, Mitra, Amigo dan Pedagang Sejumlah Pasar. Berikut Hasil Total 500 Orang Yang Dirapid Test!

Mulai dari SD hingga siswa SMK. Bahkan beberapa desa seperti Bolon, Baturan, Blulukan, Paulan juga tidak ketinggalan mempersembahkan keunggulaan masing masing desa.

Seperti desa Blulukan yang menggunakan reog. Terakhir, atraksi dari SMK Bhina Dirgantara yang menampilkan marching band. Ratusan penonton menatap seksama karena penampilan yang luar biasa. Bahkan beberapa pengunjung sempat histeris melihat atraksi ekstrim yang ditampilkan anak-anak SMK tersebut.

Baca Juga :  Karanganyar Siapkan Ujicoba Masuk Sekolah Mulai 8 Juni 2020. Siswa Akan Dimasukkan 2 Shift Pagi dan Siang, Satu Kelas Maksimal 15-20 Siswa

Atraksi mereka menata alat drum kemudian naik sambil  mengiggit drum. Bukan itu saja, mayoret marching band naik ke atas drum dan membuka tulisan Selamat HUT RI ke 73 dan SMK Bina Dirgantara. Para pengunjung pun mengaku puas dan mengapresiasi positif gelaran karnaval dan kreasi yang ditampilkan. Wardoyo