JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Annas Yoga, Anak Desa Asal Plupuh Sragen Yang Sukses Tembus Ketatnya Pendidikan Akpol. Sempat 2 Kali Gagal, Bangga Dilantik Presiden 

Ipda Annas Yoga Wicaksana didampingi orangtuanya usai prosesi wisuda dan pelantikan oleh Presiden Jokowi di Istana Negara. Foto/Istimewa
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

IMG 20180819 033500 571x464
Ipda Annas Yoga Wicaksana didampingi orangtuanya usai prosesi wisuda dan pelantikan oleh Presiden Jokowi di Istana Negara. Foto/Istimewa

SRAGEN- Pelantikan perwira lulusan akademi polisi (Akpol) dan akademi TNI di Istana Negara beberapa waktu lalu, menyisakan cerita membanggakan untuk Sragen. Ternyata dari 724 perwira yang kala itu dilantik langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo, terselip satu nama yang berasal dari Sragen.

Dia adalah Ipda Annas Yoga Wicaksana. Salah satu lulusan Akpol itu tercatat merupakan perwira asli kelahiran Sragen.

Annas yang lahir 23 tahun lalu itu, tinggal di Dukuh Sidorejo RT 1, Ngrombo, Plupuh, Sragen. Ia merupakan putra sulung dari salah satu tokoh sekaligus mantan anggota DPRD Sragen, Giyanto.

Meski berlatarbelakang anak desa, Annas ternyata mampu membuktikan diri menembus ketatnya seleksi dan pendidikan di Akpol. Menurut Giyanto, putra sulungnya itu lolos seleksi penerimaan Akpol pada 2014 dan merampungkan pendidikan di Akpol dengan mulus selama empat tahun.

Namun kesuksesan Annas diraih dengan perjuangan tak mudah. Giyanto menuturkan meski bercita-cita jadi polisi, putranya sempat dua kali gagal tes masuk Akpol. Akan tetapi, kegagalan itu tak menyurutkan tekad besar Annas untuk mewujudkan impiannya menjadi polisi.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Sragen Kota, Cewek Asal Karangmalang Gasak Nenek-Nenek Jalan Kaki Hingga Tewas

“Waktu lulus SMA, di pendaftaran pertama dia gagal. Lalu tahun kedua gagal juga. Lalu sempat kuliah dan kemudian daftar lagi. Baru di tahun ketiga, Alhamdulillah berhasil dan rampung pendidikan dalam empat tahun. Senang juga bisa diwisuda dan dilantik langsung oleh Presiden. Ini langsung penempatan tugas di Polda Bali,” papar Giyanto, Minggu (19/8/2018).

Giyanto menguraikan keberhasilan putranya ia rasakan makin bermakna lantaran hadir di saat dirinya tak lagi berdiri sebagai pejabat. Menurutnya, keberhasilan itu seolah menjadi berkah tak terkira terlebih putranya juga tercatat menjadi satu-satunya lulusan Akpol yang berasal dari Soloraya.

“Kalau dihayati ya sangat dalam. Ternyata Allah itu maha adil, ketika saya sudah enggak jadi pejabat, berkah itu hadir untuk anak saya. Perasaan sebagai orangtua tentu bangga bisa mengantar putranya menuju cita-citanya. Dari dulu memang cita-citanya ingin berbakti pada bangsa dan negara. Ya pesan saya semoga bisa amanah, mengemban tugas dengan baik,” tukasnya.

Baca Juga :  Meledak Lagi, 37 Warga Sragen Terpapar dan 1 Meninggal Hari Ini. Jumlah Kasus Covid-19 Melejit Jadi 1.392, Sudah 122 Warga Meninggal Dunia
IMG 20180819 033524 571x419
Foto/istimewa

Saking senangnya, ia dan keluarga menggelar tasyakuran sederhana di kediamannya di Ngrombo, Plupuh, belum lama ini. Annas dilantik bersama 723 perwira TNI dan Polri di Istana Merdeka, Jakarta oleh Presiden Jokowi pada bulan lalu.Pelantikan dilakukan dalam bentuk upacara di Lapangan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Presiden Jokowi menjadi inspektur upacara pengambilan sumpah prajurit taruna dan taruni itu.

Pelantikan Perwira TNI dilakukan melalui Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 56/TNI/Tahun 2018 tentang Pengangkatan Taruna-Taruni Akademi TNI Menjadi Perwira TNI. Wardoyo