loading...


Kunjungan Komisi E ke PPSA Karanganyar. Foto/Humas Kab

KARANGANYAR – Panti Pelayanan Sosial Anak (PPSA) mengeluhkan kondisi keterbatasan yang dialami. Hal itu terungkap saat menerima kedatangan komisi E DPRD Propinsi Jawa Tengah ke PPSA dua hari lalu. Pada kesempatan itu, pengelola PPSA curhat ke rombongan anggota dewan Komisi E yang dipimpin Sony Sumarsono. Kendala yang dicurhatkan beragam mulai sarana prasarana, keterbatasan personel, hingga warung sosial.

“Kami sebenarnya butuh tenaga psikologi sebab anak anak yang datang ke panti mempunyai permasalahan yang komplek. Mulai anak jalanan, anak yang lari dari rumah dan lain sebagainya,” papar kepala PPSA, Purwadi saat audiensi dengan DPRD Propinsi Jawa Tengah (24/08/2018).

Baca Juga :  Pesona Alam Bukit Teh Kemuning Ngargoyoso Karanganyar Dinilai Cocok Untuk Wisata Adventure. Ini Konsep Yang Ditawarkan Bupati! 

Dia menambahkan PPSA butuh SDM yang cukup. Saat ini PPSA hanya diampu oleh dua orang pekerja sosial saja. Apalagi pintu panti selalu terbuka lebar dan butuh tenaga keamanan.

Di bidang sarana prasarana, Purwadi mengatakan butuh operasional mobil. Kendaraan yang dimiliki PPSA Tawangmangu tahun 97 dan tidak berani untuk keluar kota.

“Mobil itu dipergunakan untuk rekrutmen dan untuk kegiatan lainnya,” imbuhnya.

Lebih jauh, Purwadi mengatakan seperangkat alat musik. Pihaknya hanya punya satu set, jika dipergunakan satu kelompok, kelompok yang lain menunggu. Padahal peminat musik cukup banyak.

Baca Juga :  Gagal Total di Porprov, Ketua KONI Karanganyar Minta Maaf. Bupati: Introspeksi Bagi Semua! 

“Selanjutnya optimalisasi warung sosial tempat untuk memamerkan karya anak. Saat ini belum menghadap jalan sehingga tidak optimal pemasarannya” imbuhnya.

Sementara Ketua rombongan Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sony Sumarsono mengatakan jika memang urgen diusulkan ke dinas sosial propinsi dengan tembusan ke dewan. Meski demikian, Sony mengatakan akan lebih baik jika PPSA ini membuat rencana kegiatan dan anggaran.

Di dalam rencana itu apa yang menjadi prioritas PPSA dikomunikasikan ke dinas sosial propinsi dengan tembusan ke komisi E. “Mana yang menjadi prioritas akan kami bantu,” tandasnya. Wardoyo

Loading...