loading...
Loading...
Ilustrasi

KARANGANYAR- Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) Kabupaten Karanganyar mengadakan acara rutin yaitu sarasehan Baznas dimana di tujukan untuk aperatur negara dan masyarakat yang ada di Karanganyar.Diharapkan dengan adanya ZIS (zakat, infaq, sedekah) mampu menumbuhkan kesadaran dan keteladanan berzakat mal, Selasa (31/07/2018).

Ketua Baznas Karanganyar, Sugiyarso  dalam laporannya mengatakan atas doa dan dukungan masyarakat Karanganyar Baznas Karanganyar memberanikan diri untuk mengaudit oleh akuntan publik yang sekaligus  mengaudit Baznas pusat.

Baca Juga :  Sempat Berseberangan, Paryono dan Juliyatmono Akhirnya Dipersatukan di Pengajian Akbar Gus Muwafiq. Ribuan Warga Turut Hadir 

“Untuk 2 tahun kerja Baznas yang dinyatakan wajar segala hal yang  material dan akan memperbaiki kepengurusan agar Baznas lebih baik untuk kedepannya,” tuturnya.

Sementara itu salah satu pengurus Baznas Karanganyar, Abdul Muid , menyampaikan laporan pengumpulan ZIS di bulan juli yang hampir mencapai Rp 2 miliar.

“Zakat terkumpul  Rp 1,89 miliar, infaq terkumpul Rp 57,16 juta, bila dijumlah total keseluruhan sebesar Rp 1,984 miliar,” terangnya.

Baca Juga :  Korban Umroh First Travel asal Karanganyar Syok Dengar Putusan MA. Sebut Uang Tak Harusnya Dirampas Negara  

Ia mengucapkan terimakasih kepada segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum yang dengan ikhlas menghasilkan sebagian penghasilannya.

“Semoga mendapat pahala dari ALLAH SWT kemudian sisanya mendapat barokah,” harapnya.

Sekda Karanganyar, Samsi mewakili Bupati menyampaikan bahwa Baznas Karanganyar menjadi salah satu kelompok yang mendapatkan bantuan dari Baznas pusat sebesar Rp 950 juta untuk pemberdayaan desa di Ngargoyoso. Wardoyo

Loading...