loading...
Loading...
Iluatrasi/Tribunnews

MAGELANG – Usai letusan freatik beberapa kali, muncul kubah ĺava baru. Namun demikian,  warga diminta tidak terllalu cemas.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Magelang, khususnya mereka yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Gunung Merapi untuk tetap tenang.

Himbauan ini diberikan setelah adanya pertumbuhan kubah lawa di dasar kawah Gunung Merapi.

Pembentukan kubah lava di kawah yang terjadi semenjak pekan lalu ini adalah fase awal menuju erupsi, bukan menandakan akan segera terjadi letusan.

Kemarin ini adalah fase pertama penghancuran kubah, disertai dengan letusan-letusan freatik, kemudian istilahnya pipa-pipa salurannya terbuka. Sekarang ini adalah fase kedua pembentukan kubah lava. Fase menuju erupsi merapi. Kubah lava ini bukan akan segera meletus, tetapi tahap awal,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edi Susanto pada Tribunjogja.com, Kamis (23/8/2018).

Baca Juga :  Semua Rangkaian Perayaan Sekaten Keraton Yogyakarta Terbuka untuk Masyarakat Umum, Warga Antusias Saksikan Upacara Tumplak Wajik

Edi mengatakan, jika kubah lava berhenti tumbuh, maka tidak akan ada tindakan khusus.
Di sisi lain, pihak BPBD akan mewaspadai jika kubah lava bertambah ukuran.

Terlebih jika ada variabel terjadinya bencana, seperti gempa, kedalaman gempa, hingga deformasi.

“Kalau kubah lava diam ya selesai. Kalau lebih besar kita mewaspadai. Kubah sendiri bisa tumbuh mencapai volume 10 juta meter kubik. Jika kubah terbentuk sebanyak itu, bisa memicu terjadinya awan panas,” katanya.
Saat ini, pihak BPBD tengah mengkomunikasikan kepada petugas terkait pertumbuhan kubah lava tersebut

Baca Juga :  120 Mobil VW Tampil di Jogja VW Festival 2019, Termasuk dari Jepang dan Belgia

Masyarakat juga akan diberikan pemahaman ataupun sosialisasi terkait fase awal pertumbuhan kubah lava.

“Kita akan berikan pemahamam kepada masyarakat tentang itu, berikan sosialisasi. karena bisa saja tidak meletus. Masyarakat kami harapkan untuk tenang, dan tidak ketakutan secara berlebihan,” ujar Edi.

Edi menuturkan, status terkini Gunung Merapi sendiri saat ini masih di level Waspada.
Wilayah yang ada di radius tiga kilometer dari kawah juga masih disterilkan.

Baca Juga :  Dianggap Berbuat Asusila, Pak Dukuh Gaten Tirtomulyo Bantul Dituntut Mundur

BPBD sendiri juga telah menyiapkan strategi untuk melakukan evakuasi warga yang ada di KRB III ke sister village atau desa bersaudara jika sewaktu-waktu terjadi bencana yang tak diinginkan.

“Statusnya masih waspada, jadi kami harapkan tetap tenang. Jauhi wilayah radius tiga kilometer,” kata Edi.

Informasi resmi dari BPPTKG terkait pembentukan kubah lava pada periode 18 hingga 22 Agustus 2018, volume mencapai 18.000 meter kubik dengan pertumbuhan volume per hari mencapai 4.600 meter kubik perhari. #Tribunnews

Loading...