loading...
Loading...
Sekda Samsi saat memberikan arahan sukarelawan yang menggalang bantuan untuk korban gempa Lombok, Selasa (8/8/2018). Foto/Humas Kab

KARANGANYAR- Penyaluran donasi kepada korban gempa bencana di Lombok diimbau agar tepat sasaran. Para sukarelawan yang mengumpulkan dana juga diharapkan dapat bersinergi dengan tim BPBD Kabupaten Karanganyar.

Hal itu disampaikan Sekda Karanganyar, Samsi saat memberikan arahan kepada Pejuang Social Comunity (PSC) yang tengah menggalang dana di Kantor Bupati Karanganyar, Selasa (8/8/2018).

“Bencana longsor yang terjadi di Karangpandan beberapa waktu lalu banyak yang memberikan bantuan. Nah, sekarang gantian kita yang membantu,” papar Samsi.

Sekda menguraikan Pemkab Karanganyar telah menyiapkan tim sukarelawan yang akan diberangkatkan ke Lombok. Mereka merupakan sukarelawan profesional yang dikoordinasi BPBD Karanganyar.

Baca Juga :  Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Tengah Tegaskan PP Bukan Organisasi Politik. Sebut Tugas PP Sebenarnya Adalah Untuk Menjaga Ini! 

“Besok diterbangkan ke lokasi bencana alam. Kebutuhan korban sudah diinventarisasi, kebanyakan logistik untuk keluarga dan keperluan pribadi,” imbuhnya.

Sementara aksi sosial penggalangan dana korban gempa lombok, NTB dilakukan komunitas sukrelawan PSC Kabupaten Karanganyar. Mereka mendatangi kantor Bupati Karanganyar untuk meminta sumbangan untuk korban gempa bumi di Lombok.

Dengan membawa kotak sumbangan kardus tertempel tulisan ‘Pray For Lombok, (Aksi Bersama Peduli Gempa Dari Karanganyar untuk Lombok), sukarelawan mengedarkannya ke para abdi praja dimulai dari gedung B kompleks kantor bupati, Selasa (8/8/2018).  Untuk memantik perhatian, mereka membawa sukarelawan berkostum Gareng sambil mengamen.

Baca Juga :  Empat Bandit Alap-alap Motor Asal Karanganyar Diringkus Polisi. Diamankan Enam Sepeda Motor Hasil Pencurian 

Kantor sekretarian Diskominfo Kabupaten Karanganyar tak luput diminta sumbangan korban bencana alam di lombok.

Para staf dan pejabat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang berkantor di gedung B tanpa ragu memasukkan uang tunai ke kotak sumbangan. Mereka mengedarkan kotak itu dari satu ruangan ke ruangan lain hingga ke gedung utama.

“Kami ingin mengmpulkan dana untuk korban bencana lombok. Kami mengamen di jalan, pasar tradisional, persimpangan jalan sampai ke perkantoran.  Hasilnya akan disalurkan untuk meringankan beban korban gempa di Lombok,” kata Koordinator PSC, Marfuah Dwi Nuryanti. Wardoyo

Loading...