JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Prihatin Krisis Air Berkepanjangan, Alumni SMP Saverius Sragen 96/97 Gelar Baksos Air Bersih ke 4 Desa 

Aksi baksos penyaludan bantuan air bersih alumni SMP Saverius Sragen di Jenar, Minggu (12/8/2018). Foto/ Wardoyo

IMG 20180812 WA0023 384x512
Aksi baksos penyaludan bantuan air bersih alumni SMP Saverius Sragen di Jenar, Minggu (12/8/2018). Foto/ Wardoyo

SRAGEN- Krisis air berkepanjangan di sejumlah wilayah Sragen, terus menggerakkan empati berbagai kalangan. Minggu (12/8/2018), paguyuban alumni SMP Saverius Sragen angkatan 96/97, menggelar aksi bakti sosial dengan menggelontorkan droping air bersih.

Bantuan air bersih itu disalurkan ke empat titik wilayah krisis air di utara bengawan. Ketua Pelaksana Baksos Alumnus SMP Saverius 96/97, Titus mengungkapkan bantuan droping disalurkan ke empat lokasi. Antara lain di Desa Kandangsapi, Jenar dan Banyurip Kecamatan Jenar. Selain itu, droping juga disalurkan ke wilayah Sumberlawang.

Baca Juga :  Didatangi Patroli Gabungan PPKM, Sejumlah Karyawati Toko di Sragen Kota Kedapatan Masih Buka di Atas Jam 19.00 WIB. Alasannya Ternyata Masih Nunggu Laki-laki!

“Kegiatan baksos ini berangkat dari keprihatinan alumnus angkatan 96/97 yang tergerak melihat masih banyak warga yang dilanda kekerintan dan kesulitan air bersih. Alhamdulillah dengan kebersamaan dan kekompakan dari pada temen-temen telah berhasil menyalurkan air bersih ke 4 lokasi, ” paparnya Senin (13/8/2018).

Baca Juga :  Kebakaran Hebat di Gemolong, Kios Elektronik dan Kios Tambal Ban Luluh Lantak Dilalap Kobaran Api. Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
IMG 20180812 WA0014 384x512
Foto/Wardoyo

Sementara, Koordinator Lapangan, Kelik menambahkan empat titik itu dipilih berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD Sragen yang selama ini menangani droping dari kabupaten. Pengiriman bantuan droping berjalan lancar dan langsung disambut positif oleh warga di empat titik yang dibantu.

“Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, utamanya warga di wilayah yang sedang dilanda kekeringan saat ini,” pungkasnya. Wardoyo