JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tak Tahan Keadaan, Kakek Sebatang Kara di Plupuh Sragen Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya

Tim Polres dan Polsek Plupuh saat mengidentifikasi jasad korban gantung diri di Jabung, Rabu (15/8/2018) petang. Foto/Wardoyo

IMG 20180816 001917
Tim Polres dan Polsek Plupuh saat mengidentifikasi jasad korban gantung diri di Jabung, Rabu (15/8/2018) petang. Foto/Wardoyo

SRAGEN-   Warga Dukuh Pinggan RT 4, Desa Jabung, Plupuh digemparkan dengan temuan warga yang bunuh diri, Rabu (15/8/2018) petang. Mbah Marjin (60) warga Dukuh Klinggan RT 4, Jabung, ditemukan sudah tak bernyawa dalam kondisi menggantung.

Kakek yang tinggal sebatang kara itu menggantung dengan tali yang ditambatkan di blandar rumahnya.

Data yang dihimpun di lapangan, jasad kakek malang itu ditemukan sekira pukul 17.00 WIB. Diketahui pertama kali oleh Kasiman (35) yang curiga korban seharian tak terlihat.

Baca Juga :  37 Warga Sragen Positif Terpapar dan 2 Meninggal Hari Ini. Total Kasus Capai 4.137, Sembuh 3.773, Sudah 250 Meninggal Dunia

Saat pintu diketuk tak ada jawaban, saksi kemudian membuka pintu dengan didobrak karena dikunci dari dalam. Ia kaget saat membuka pintu dan mendapati Mbah Marjin sudah meregang nyawa dalam posisi menggantung.

Saksi langsung berteriak minta tolong sehingga warga langsung berhamburan menuju rumah korban. Tak lama berselang, tim Polsek dan Puskesmas tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan visum.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas AKP Muryati membenarkan adanya kejadian itu. Menurutnya dari hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan. Korban yang tinggal sendirian itu dipastikan meninggal akibat gantung diri.

Baca Juga :  Berikut Daftar 13 Warga Sragen Positif Terpapar dan Meninggal Dunia Hari Ini. Sragen Kota, Masaran dan Gondang Lagi-Lagi Mendominasi

“Hasil visum juga tidak ditemukan tanda kekerasan maupun penganiayaan. Karena kerabat sudah menerima, jasad korban langsung diserahkan untuk dimakamkan. Dari keterangan keluarga, pemicunya diduga karena tak tahan dengan kondisi sakit maag yang diderita korban,” tandasnya. Wardoyo