JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tumpukan Sampah Padati Sungai Garuda dan Mungkung Sragen. Dari Popok Bayi Hingga Kasur Bekas, Ratusan Personel TNI Dibuat Berjibaku Bersihkan Sungai

Personel Kodim bersama Polri dan masyarakat saat membersihkan sampah yang menumpuk di Sungai Garuda, Jumat (10/8/2018). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Personel Kodim bersama Polri dan masyarakat saat membersihkan sampah yang menumpuk di Sungai Garuda, Jumat (10/8/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Ratusan personel Kodim Sragen bersama jajaran Polri, PNS dan berbagai lembaga dan komunitas di Sragen menggelar aksi membersihkan sampah berupa barongan bambu di sepanjang aliran Sungai Garuda, tepatnya di Sungkul, Karangmalang, Jumat (10/8/2018).

Tak hanya itu, aksi serupa juga digelar jajaran Koramil Sidoharjo dan Polsek setempat yang melakukan aksi pembersihan Sungai Mungkung, Sidoharjo.

Dandim 0725/Sragen, Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo mengungkapkan aksi bersih sungai Garuda dilatarbelakangi kotornya sungai yang membelah kota Sragen. Hal itu juga untuk mengantisipasi musim penghujan yang diperkirakan jatuh pada bulan oktober mendatang.

Baca Juga :  Kabar Baik Obyek Wisata Gunung Kemukus Sragen Kembali Dibuka. Namun Pengunjung Diminta Patuhi Protokol dan Syarat Ini!

Di Sungai Garuda, personel bersama warga beramai-ramai membersihkan sampah yang menumpuk mulai dari barongan bambu, kayu, pakaian rombeng dan sampah plastik. Sedangkan di Sungai Mungkung, sampah didominasi oleh sampah dari rumah tangga berupa popok bayi, pembalut wanita, sampah dalam bungkusan plastik, bantal bahkan kasur bekas.

Dandim menguraikan aksi bersih sungai itu tak hanya berhenti di Garuda dan Mungkung saja. Namun ia telah memerintahkan personel di beberapa tempat untuk membersihkan sungai diantaranya aliran sungai Garuda, Mageru, Sungai Garuda di Dukuh Teguhan.

Baca Juga :  Proyek-Proyek Dikuasai Rekanan Luar, DPUPR Sragen Digoyang Demo. KPK RI Ungkap Ada Kuncian Persyaratan dan Indikasi Keterlibatan Makelar

“Saya juga perintahkan anggota babinsa untuk membersihkan saluran irigasi di wilayah masing-masing. Sementara yang sudah melaporkan kepada saya yaitu irigasi Bendung Pakel Desa Dawung dan saluran irigasi Desa Gondang Baru, Gondang.

“Saya berharap dengan pembersihan sungai ini bisa melancarkan aliran air pada saat musim penghujan nanti.  Sedangkan pembersihan saluran irigasi juga bermanfaat untuk memperlancar aliran air yang menuju ke sawah petani. Hal itu sebagai bagian dari upaya khusus swasembada pangan yang dicanangkan permerintah pada tahun 2015 lalu,” tandasnya.  Wardoyo