JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Berebut 1000 Ayam di Pasar di Pasar Jongke. Warga Berdesakan Ada yang Nyaris Pingsan Ada Pula yang Tak Kebagian

Triawati
Triawati

SOLO– Warga Solo berebut pembagian 1000 ekor ayam gratis di Pasar Jongke, Rabu (26/9/2018) pagi. Pembagian berlangsung begitu cepat dimana acara dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir puku 08.37 WIB.

Sejak pagi warga telah memadati area Pasar Jongke demi menunggu acara yang didukung Perhimpinan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) tersebut. Saking banyaknya warga yang menunggu, mereka sampai membludak di pinggir jalan karena ketemtuannya satu orang hanya mendapatkan satu ekor ayam.

Sejumlah warga bahkan hampir pingsan karena berdesak-desakan demi mendapatkan seekor ayam. Bahkan tampak balita menjadi “korban” dalam keramaian karena turut berdesak-desakan bersama.orangtuanya. Pada saat akhir pembagian, masih saja ada warga yang kecewa karena telah menunggu lama namun tidak kebagian ayam. Warga yang kecewa sempat mendesak antrean hingga harus ditertibkan oleh Dalmas.

Baca Juga :  Sumbang 10 Kasus, Klaster Perkantoran di Kecamatan Jebres Tambah Daftar Panjang Kasus Covid-19 di Solo, Kini Total 628 Orang

Ketua Pinsar Soloraya, Parjuni mengatakan, pihaknya menyiapkan 1.500 ekor ayam dalam kegiatan tersebut, dimana 500 ekor ayam semula sebagai cadangan. Namun ternyata peminat membludak sehingga masih saja ada warga yang tidak kebagian.

Triawati

“Ini bentuk dari keprihatinan kami atas harga ayam dari peternak yang anjlok. Idealnya per ekor dihargai Rp 18.000, tapi saat ini harga jatuh menjadi Rp 13.000 per ekor dari peternak. Kami akan memantau, jika dalam beberapa hari ke depan tidak ada perubahan harga maka kami akan melakukan aksi lebih besar lagi dari ini. Maka kami harapkan pemerintah segera memberikan perhatian dalam persoalan ini,” urainya.

Baca Juga :  Hari Batik Nasional, ASN dan Warga Solo Diimbau Kenakan Batik 5 Hari

Dikatakan Parjuni, ayam-ayam yang dibagikan gratis dalam aksi kali ini berasal dari para peternak kecil se Soloraya. Dengan persiapan yang begitu cepat, diakuinya kegiatan kali ini tidak terantisipasi atas membludaknya peminat.

“Kalau diperkirakan peminatnya sampai 2.000 an warga lebih. Kami memang melakukan persiapan dengan cepat karena target kami, persoalan segera direspon pemerintah. Ke depan kami akan melakukan persiapan lebih matang,” tandasnya. Triawati PP