JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gubernur Ganjar Minta Pemda Berani Langsung Nunjuk Beli Mobil Listrik! 

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat memberi sambutan dalam Pameran Produk Inovasi Jateng di Gedung SMS Sragen, Jumat (21/9/2018). Foto/Wardoyo
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat memberi sambutan dalam Pameran Produk Inovasi Jateng di Gedung SMS Sragen, Jumat (21/9/2018). Foto/Wardoyo

 

SRAGEN- Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo meminta Pemda punya keberanian untuk membeli mobil listrik inovasi anak bangsa sebagai kendaraan dinas daerah. Hal itu ia klaim sudah dilaksanakan di Pemprov Jateng.

Imbauan itu disampaikan Ganjar saat membuka Pameran Produk Inovasi (PPI) Jawa Tengah di Gedung SMS Sragen, Jumat (21/9/2018).

Di hadapan pejabat daerah, Pemprov hingga masyarakat, Ganjar menyampaikan ada beberapa kendaraan produk inovasi yang dipamerkan di ajang PPI Jateng. Ia menyebut satu diantaranya sudah ia miliki yaitu kendaraan listrik.

Baca Juga :  Putusan Hakim PN Tipikor Terlalu, Jaksa Juga Putuskan Ajukan Banding. Tiga Terdakwa Perkara Korupsi RSUD Sragen Divonis 4 Kali Lipat Lebih Berat dari Tuntutan

Ia kemudian menggambarkan, saat ini negara Jerman sudah menggunakan kendaraan listrik dan mengganti SPBU dengan carger. Menurutnya hal itu bisa menekan angka polusi yang luar biasa.

Karenanya ia mendorong Pemda bisa mengambil keberanian kebijakan dalam pengadaan kendaraan dinas ke mobil listrik.

“Saya dan teman-teman di Pemprov sudah melakukannya. Tinggal keberanian kita, berani atau tidak untuk melakukan itu,” katanya.

Ganjar menyampaikan kebijakan memprioritaskan pembelian mobil listrik itu selaras dengan pidato awal Presiden Jokowi terkait hilirisasi inovasi. Menurutnya setelah ditemukan inovasi, maka harus diproteksi dan seluruh regulasi harus dirubah untuk memberikan support dan prioritas.

Baca Juga :  Geregetan Aksi Viral Sepasang ABG Nekat Mesum dan Bercumbu Siang Bolong di Alun-alun Sragen, Satpol PP Bakal Perbanyak Patroli. Berdua-duaan Mencurigakan, Langsung Dibubarkan!

“Contoh ketika mobil listrik hasil karya-karya itu sudah dipakai industri dan diproduksi massal, lalu masuk E-Katalog, sebenarnya Pemda bisa langsung nunjuk beli itu. Pasti terbeli. Mau pelralau enggak begitu, enggak bisa. Di sini keberanian kita diuji,” ujar Ganjar.

Ia menginginkan inovasi yang ditemukan pemenang-pemenang di Jateng bisa diproduksi yang matketable. Wardoyo