JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kecelakaan Bus Rombongan Siswa SMK PGRI Karanganyar di Cemoro Sewu Tawangmangu. Satu Korban Dipastikan Tewas, 23 Dilaporkan Luka-luka

Kondisi bus yang kecelakaan di Cemoro Sewu Selasa (25/9/2018). Foto/FB
Kondisi bus yang kecelakaan di Cemoro Sewu Selasa (25/9/2018). Foto/FB

KARANGANYAR- Satu korban dilaporkan tewas dalam kecelakaan maut bus yang membawa rombongan SMK PGRI 1 Karanganyar yang terguling ke jurang di area Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur, Selasa (25/9/2018) pagi. Sementara jumlah korban luka sementara terdata 23 orang.

Informasi dari manifes penumpang, bus bernopol K 1475 CF itu membawa 40 orang di dalamnya. Mereka adalah rombongan siswa, guru yang hendak praktik kunjungan industri ke Madiun dan Bali.

Kecelakaan terjadi sekira pukul 10.40 WIB. Rombongan yang hendak melakukan kunjungan industri ke Madiun dan Bali ini berangkat dari SMK PGRI 1 Karanganyar pada pukul 08.00 WIB.

Baca Juga :  Tilang Cewek ABG Anggota Perguruan Silat Yang Gleyer-gleyer Pakai Mobil Mewah, Polisi Karanganyar Kaget Saat Geledah Mobil. Ternyata di Dalamnya Ada 3 Cewek dan 2 Cowok Usia SMA

“Perjalanan melalui jalur Tawangmangu, bus yang alami kecelakaan itu merupakan bus nomor dua,” ujar Kepala Sekolah SMK PGRI 1 Karanganyar, Muh Arobi kepada wartawan, Selasa (25/9/2018).

Data yang dilansir, korban meninggal diketahui bernama Elmufida Ullya (22) asal Perum Bolon, RT 2/14, Kelurahan Bolon, Colomadu, Karanganyar. Perempuan yang diketahui merupakan biro pengampu perjalanan itu meninggal di RSU Magetan.

Sementara jumlah korban luka yang dilarikan ke Puskesmas Plaosan berjumlah 20 orang. Lantas tiga korban dievakuasi di RSUD Karanganyar.

Baca Juga :  Hasil Test Swab Ketiga Negatif Covid, Ketua RT Buran Nadar Gelar Bancakan Sebagai Rasa Syukur

Kejadian tersebut masih diitangani oleh Polantas Polres Magetan serta DLLAJR Kabupaten Magetan.

Menurut Kepala Sekolah, seluruh korban langsung dilarikan ke RS dan puskesmas terdekat, Puskesmas Plaosan, Puskesmas Tawangmangu serta sebagian lainnya dilarikan ke RSUD.

Korban jiwa diketahui ada seorang wanita, yaitu tim medis dari biro tour yang mengampu perjalanan kunjungan industri.

“Kalau dari siswa dan guru Alhamdulilah tidak ada korban jiwa, namun beberapa saya dapat info ada patah tulang dan sebagainya,” imbuhnya. Wardoyo