loading...


Kondisi jasad petani asal Tanon yang tewas dalam kecelakaan maut di dekat SMPN 2 Tanon sempat ditutupi sarung sebelum dievakuasi petugas, Minggu (9/9/2018). Foto/istimewa

SRAGEN- Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Tanon-Sukodono tepatnya di dekat SMPN 2 Tanon, Mojorejo, Tanon, Minggu (9/9/2018) pagi. Seorang petani paruh baya asal Tanon, tewas mengenaskan setelah digasak pengendara motor dari arah belakang.

Data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan maut itu terjadi pukul 09.45 WIB. Melibatkan sepeda motor Honda Grand T 3647 DO yang dikendarai Sugiyo (67) warga Dukuh Tanon, RT 7/2, Tanon dengan sepeda motor Suzuki Satria B 3069 KEL yang dikendarai Dwi Bayu Samudro (16) asal Kuncen RT 3, Bangsri, Geyer, Purwodadi.

Sugiyo, kakek malang yang berprofesi sebagai petani itu tewas seketika di lokasi kejadian. Dia mengalami luka pendarahan telinga dan hidung,  tangan kanan lecet dan kepala belakang hematum.

Baca Juga :  Awas, Tak Perekaman E-KTP Sampai Akhir Desember, Data Adminduk Langsung Diblokir. Ini Kerugiannya Kalau Sampai Terblokir! 

Sedangkan pengendara Satria mengalami luka ringan. Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula ketika kedua pemotor sama-sama melaju dari arah barat (Tanon).

Posisinya, Mbah Sugiyo berada di depan sedangkan pengendara Satria di belakangnya dalam jarak cukup dekat. Sesampai di lokasi kejadian, korban melaju ke tengah dan hendak membelok ke kanan.

Entah lupa atau terburu-buru, kakek malang itu mengalihkan kemudinya tanpa menyalakan lampu riting atau sein. Sontak, saat berbelok, pemotor di belakangnya gelagapan.

Jarak yang sangat dekat serta kondisi pemotor Satria yang agak kencang, membuat tabrakan tak bisa terhindarkan. Benturan keras membuat korban terjatuh dan terpental ke badan jalan.

Sepeda motor korban juga ringsek. Kakek itu tewas di lokasi kejadian dan jasadnya dilarikan ke RS Yakssi Gemolong dengan mobil Strada Polsek Tanon. Jasad korban sempat ditutupi sarung sebelum kedatangan tim kepolisian.

Baca Juga :  Sering Bikin Onar dan Mengamuk, Pemuda di Sidoharjo Sragen Ditangkap Polisi. Evakuasi Berlangsung Dramatis 

Sementara, pengendara Satria mengalami luka pelipis kiri robek,  pipi kanan dan kiri lecet,  bibir atas lecet,  siku kanan lecet dan dirawat  di Puskesamas Tanon 1.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya sesaat setelah menerima laporan, tim langsung melakukan evakuasi korban.

“Satu korban meninggal dunia dan satunya luka. Kedua sepeda motor sudah diamankan sebagai barang bukti dan saat ini kasusnya dalam penanganan penyidik,” papar Kapolres Minggu (9/9/2018).

Atas kejadian itu, pihaknya mengimbau kepada pengendara motor untuk lebih berhati-hati berkendara di jalan raya. Selain memastikan arus sepi, jika hendak membelok dipastikan menyalakan lampu riting terlebih dahulu.

Baca Juga :  HUT RSUD Sragen, Kyai Pesan Direktur dan Karyawan Tak Saling Iri. Kini Punya 42 Bed Untuk Cuci Darah 

Kemudian pengendara juga diimbau memperhatikan batas kecepatan dan tak asa memacu kendaraanya terutama di jalur yang ramai dan rawan. Wardoyo

 

Loading...