loading...

Serda Suramto saat menerima penghargaan dari Dandim Sragen berkat kejujurannya mengembalikan uang jutaan rupiah milik Lurah Kwangen, Endang Widayanti, Jumat (14/9/2018). Foto/Wardoyo

 

SRAGEN- Aksi Serda Suramto, anggota Koramil Plupuh, Kodim Sragen yang menemukan uang jutaan di jalan dan mengembalikan ke pemiliknya, banjir pujian. Tak hanya itu, kejujuran prajurit muda itu langsung menggerakkan Dandim Sragen untuk memberinya penghargaan.

Penghargaan diserahkan di tengah apel pagi di Makodim Sragen, Jumat (14/9/2018). Serda Suramto menemukan uang total Rp 5,5 juta yang tercecer di jalan Sambirejo-Gemolong tepatnya di Getas, Sambirejo, Plupuh Rabu (12/9/2018) pagi sekira pukul 08.10 WIB.

Ceceran uang itu kemudian dipunguti dan dikumpulkan bersama warga. Setelah itu, uang diamankan di Koramil dan diunggah ke media sosial dengan pemberitahuan yang merasa kehilangan uang diminta mengambil ke Koramil Plupuh.

Selang empat jam status diunggah, sekira pukul 12.45 WIB, seorang PNS yakni Lurah Kwangen, Endang Widayanti yang kehilangan uang, kemudian menjemput uang itu ke Koramil Plupuh.

“Intinya hari Rabu kemarin, saya bawa uang dagangan yang mau saya transfer saat jam istirahat siang. Paginya saya buru-buru uang saya masukkan di kantong jaket. Sekitar jam 12.00 WIB siang saya mau tansfer ke BRI cari uang saya enggak ada. Lalu saya pamit ke perangkat saya untuk cari uang saya yang hilang. Pas saya mau nyetater motor, Pak Bayan dan perangkat saya bilang bahwa ada status Bu Lurah Karangwaru Pupuh intinya siapa yg kehilangan uang sekitar 5 jutaan di sekitar Plupuh diminta menghubungi Koramil,” ujar Endang, yang diundang khusus untuk hadir di Kodim Sragen, Jumat (14/9/2018) pagi.

Loading...

Ia menuturkan setiba di Koramil, siang itu ia tak serta merta langsung mendapatkan uangnya. Oleh Serda Suramto, ia sempat diklarifikasi ciri-ciri uangnya. Ia jelaskan uangnya yang hilang itu belum tertata karena baru diambil dari lemari, dan ditali dua karet kuncir kecil.

“Itu uang pribadi saya, uang dagangan untuk setor pakan ternak. Saya sampaikan ciri-ciri uang saya itu dan baru diserahkan,” urainya.

Atas kejujuran Serda Suramto, Endang mengaku sangat salut. Ia menilai kejujuran itu patut dicontoh oleh Babinsa dan prajurit lainnya.

“Saya bersyukur sekali uang saya sudah ketemu. Kami juga salut dengan kejujuran enam sampai tujuh warga yang ikut membantu mengumpulkan ceceran uang saya bersama Serda Suramto,” tukasnya.

Sementara, Serda Suramto mengaku mengembalikan uang temuan itu karena berfikir bahwa pemilik uang sebanyak itu tentu sangat kehilangan. Karenanya ia dan warga berinisiatif mengumpulkan untuk siap mengembalikan.

“Dalam pikiran saya, uang segitu banyaknya sampai jatuh, bayangan saya bagaimana jika yang punya itu orang nggak punya. Kita juga takut karena itu bukan hak kita. Makanya kita kembalikan. Semua total Rp 5,5 juta dan apa adanya,” tuturnya.

Atas kejadian itu, ia berpesan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati jika membawa uang jumlah besar. Ia juga berpesan agar uang yang dibawa, disimpan baik-baik.

“Satu lagi, jangan tergiur untuk memiliki apa yang memang bukan hak kita,” urainya bijak.

Sementara, usai memberikan penghargaan, Dandim Sragen, Letkol Camas Sigit Prasetyo berpesan agar semua anggota mencontoh Serda Suramto yang masih memegang sumpah prajurit, Sapta Marga dan 8 wajib TNI.

“ Sebenarnya ini adalah hal kecil yang dilakukan Prajurit namun tidak semua orang bersifat jujur seperti Serda Ramto ini, “ tambahnya.

Dandim berharap kejadian ini agar menjadi pemacu dan pemicu untuk selalu berbuat baik terhadap masyarakat. Diakhir sambutannya Dandim mengucapkan terimakasih yang sebesar – besarnya kepada Serda Suramto atas atas kejujuran dan kebesaran hatinya yang telah mengembalikan uang yang ia temukan kepada pemiliknya.

Kisah kejujuran Serda Suramto itu seolah ibarat anomali di tengah situasi negeri yang masih dipenuhi dengan kasus korupsi. Bahkan hampir sebagian besar pejabat yang terbukti korupsi, terkadang masih dengan bangga bersumpah dan meyakini bahwa mereka tak bersalah.

Ya, kisah Serda Suramto setidaknya menyiratkan pesan bahwa masih ada orang jujur dan berhati mulia di sekitar kita. Wardoyo

 

Loading...