loading...
Ilustrasi kebakaran

SRAGEN- Warga Dukuh Sambirejo, Kecik, Tanon digegerkan dengan suara ledakan Rabu (5/9/2018). Suara ledakan yang kemudian memicu kobaran api dan sempat menimbulkan kepanikan warga.

Suara ledakan yang berujung kebakaran itu menimpa rumah Yoso (57) warga Dukuh Sambirejo RT 07, Desa Kecik Tanon. Ledakan keras itu bersumber dari tabung gal elpiji di dapur rumah korban.

Menurut keterangan warga, kebakaran bermula ketika mendadak terdengar suara ledakan dari rumah korban. Tak lama berselang muncul kepulan asap dan kobaran api.

Baca Juga :  Pengumuman Hasil Ujian SKB CPNS, Bisa Diakses Di Beberapa Titik Ini. Kepala Kanreg I BKN Pastikan Semua Terbuka! 

Hal itu membuat warga berhamburan untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Beruntung berkat kesigapan warga, api berhasil dijinakkan tak sampai merebet ke permukiman lain.

Namun api sudah terlanjur meluluhlantakkan bangunan dapur milik korban. Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Tanon, AKP Heru Budiharto menyampaikan dari hasil olah TKP, kebakaran diakibatkan oleh gas elpiji. Ia memastikan dalam musibah itu tidak memakan korban jiwa.

Kompor gas yang hangus terbakar. Foto/Wardoyo

“Namun bangunan dapur berikut peralatan dapur habis terbakar. Taksir kerugian mencapai Rp 7 juta, ” paparnya.

Baca Juga :  Sukses Giring Ratusan Ibu-Ibu Ikut KB, Bidan Desa di Sidoharjo Sragen Terpilih Jadi Duta KB OC Nasional

Kapolsek menghimbau kepada seluruh warga agar berhati-hati dalam menggunakan gas elpiji untuk menghindari bahayanya. Selain saat ini sedang kemarau panjang juga banyak barang-barang yang kering sehingga mudah terbakar.

Sementara, Babhinkamtibmas Desa Kecik, Brigadir Beny Romansyah mengucapkan terimakasih kepada warga yang telah bergotong-royong memadamkan kebakaran dirumah bapak Yoso sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Ia juga mengajak seluruh warga untuk senantiasa menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan sehingga sigap menangani jika ada permasalahan di lingkungan. Wardoyo


Loading...