JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Mininarket Dua Saudara Gawan Tanon, Sragen Dibobol Komplotan Bermobil. Uang dan Dagangan Puluhan Juta Dikuras 

Tim Polsek Tanon dan Polres Sragen melakukan olah TKP di minimarket Dua Bersaudara Gawan Tanon yang dibobol komplotan maling, Sabtu (29/9/2018) pagi. Foto/Wardoyo
Tim Polsek Tanon dan Polres Sragen melakukan olah TKP di minimarket Dua Saudara Gawan Tanon yang dibobol komplotan maling, Sabtu (29/9/2018) pagi. Foto/Wardoyo

SRAGEN-  Aksi pembobolan menimpa Minimarket Dua Saudara di Desa Gawan, Tanon, Sragen, Sabtu (29/9/2018) dinihari. Pelaku yang diketahui berjumlah lima orang, menguras uang tunai dan dagangan rokok dari toko di tepi jalan raya Pungkruk-Tanon tersebut.

Data yang dihimpun di lokasi kejadian, aksi pembobolan minimarket milik Ragil Suroto (50) itu diketahui sekira pukul 03.00 WIB. Menurut Ragil, pembobolan diketahui pertama kali oleh anak korban saat terbangun.

“Saat anak saya bangun, dia kaget lihat pintu teralis depan sudah terbuka. Kelihatannya gemboknya digergaji,” papar Ragil ditemui Sabtu (29/9/2018) pagi.

Baca Juga :  Biadab, Sudah 3 Siswi SMP Jadi Korban Predator Anak Asal Mondokan Sragen. Korban Selalu Diancam Dibunuh, Dibekap dan Dicekik Sebelum Diperkosa di Kuburan Cina

Ia mengatakan barang yang digasak pelaku di antaranya uang tunai di brankas Rp 10 juta, ratusan dua rokok senilai Rp 60 juta.

Ia menuturkan setiap malam, toko memang tidak dijaga namun dirinya sekeluarga tidur di lantai dua atas minimarket.

Tim Polsek Tanon dan Polres Sragen langsung melakukan olah TKP sekira pukul 09.00 WIB. Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Tanon, AKP Heru Budiharto mengungkapkan sesaat setelah menerima laporan, pihaknya langsung meluncur ke lokasi melakukan olah TKP.

Baca Juga :  Meledak Lagi, Tambah 12 Warga Positif Hari Ini, Kasus Covid-19 Sragen Melonjak Jadi 485. Dua Warga Suspek Kembali Meninggal, Total Sudah 68 Warga Meninggal Terkait Covid-19

“Sementara barang yang hilang uang tunai hasil penjualan sehari Jumat sebesar Rp 10 juta, dagangan rokok berbagai rokok dan susu senilai Rp 60 juta. Sehingga total kerugian Rp 70 juta,” jelasnya.

Saat ini tim sudah mengamankan beberapa barang bukti dan sidik jari. Ia berharap pelaku bisa secepatnya terlacak dan tertangkap.

Menurutnya, pelaku diperkirakan berjumlah lima orang dan mengendarai mobil. Wardoyo