loading...

Para pendaki tertahan di pintu masuk Cemoro Kandang, Senin (10/9/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR-  Seluruh jalur pendakian Gunung Lawu resmi ditutup, ribuan pendaki malam 1 suro batal naik gunung. Masih adanya titik api di beberapa lokasi membuat otoritas setempat menutup seluruh jalur pendakian di Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar.

Penutupan ini membuat ribuan pendaki yang biasa meramaikan malam 1 suro di puncak gunung lawu, tidak bisa melakukan pendakian.

Penutupan jalur pendakian gunung lawu ini dilakukan setelah Perhutani melakukan koordinasi dengan Dinas Pariwisata Karanganyar, serta relawan anak Gunung Lawu, di pintu pendakian Cemoro Kandang.

Menimbang masih adanya titik api di beberapa lokasi di wilayah lereng Gunung Lawu, petugas terpaksa menutup jalur pendakian hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Berdasarkan informasi petugas, titik api saat ini terdeteksi di wilayah kelurahan Blumbang, Kecamatan Tawangmangu. Sementara di wilayah Jawa Timur, beberapa petak hutan milik Perhutani yang berada di lereng Gunung Lqwu wilayah Ngawi, juga terdeteksi masih terdapat beberapa titik api.

Keringnya vegetasi akibat kemarau berkepanjangan serta kencangnya tiupan angin, dikhawatirkan membuat titik-titik api tersebut merembet ke jalur pendakian. Penutupan jalur pendakian pun terpaksa dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Loading...

Dengan demikian, seluruh jalur pendakian yakni jalur pendakian Candi Cetho dan Cemoro Kandang, serta jalur pendakian via Jogorogo dan Cemoro Sewu Jatim juga dipastikan ditutup. Berdasarkan catatan di pintu pendakian Cemoro Kandang, tahun lalu jumlah pendaki yang melewati jalur ini pada malam satu suro mencapai lebih dari 1500 pendaki.

“Saat ini masih ada puluhan pendaki yang sudah terlanjur melakukan pendakian sejak kemarin. Nanti akan dikirim relawan untuk menurunkan para pendaki yang saat ini masih berada di jalur pendakian gunung lawu,” ujar Budi Santoso, salah satu relawan. Wardoyo

 

Loading...